Insiden Santriwati Meninggal Dunia di Curug Kanesia Baturraden, Tim SAR Sebut Kedalaman Kolam Capai 7 Meter‎

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden. (Instagram/setiaji_heroestianto)

Evakuasi korban tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden. (Instagram/setiaji_heroestianto)

lancangkuningnews.com – Kegiatan outing class yang harusnya digunakan sebagai waktu untuk refreshing, justru berubah jadi duka mendalam.

‎Sebuah insiden terjadi saat Pondok Pesantren ZIIS Cilongok, Banyumas melaksanakan outing class di Curug Kanesia, Baturraden pada Selasa pagi, 12 Mei 2026 dan salah satu santriwatinya meninggal dunia karena tenggelam.

‎Santriwati dengan inisial A (16) itu terpeleset saat sedang melakukan sesi foto bersama rombongan di area curug tersebut.

‎Terpeleset saat Foto Bersama di Sekitar Curug

‎Ketua Tim Rescue, Ilham Faristio membeberkan bahwa sebelum ke area curug, para siswa Ponpes ZIIS berkegiatan lebih dulu di Gedung Diklat Baturraden.

‎Setelah agenda di gedung diklat selesai, rombongan siswa kemudian ke area curug.

‎“Pada pukul 08.30 WIB mereka melakukan outing class ke Curug Kanesia, Baturraden,” kata Ilham kepada awak media di lokasi kejadian pada Selasa, 12 Mei 2026.

‎Lebih lanjut, kata Ilham, saat akan foto bersama, korban A tersebut terpeleset dan jatuh tenggelam di kolam area air terjun.

‎Tenggelam di Kolam Air Terjun Sedalam 7 Meter

‎Mengetahui ada korban tenggelam, relawan yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian.

‎Namun, karena kondisi arus air dan kolam yang cukup dalam, pencarian kemudian dilakukan bersama Basarnas.

‎Setelah dilakukan pencarian, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB dan berhasil diangkat dari dalam kolam.

‎“Debit airnya sebenarnya normal, tapi air terjunnya deras sekali. Korban tadi berada di bawah batu, jadi posisinya paling dekat dengan air terjun,” terang Imam, relawan SAR Banyumas yang ikut dalam proses evakuasi.

‎“Sekitar satu jam korban berada di dalam air, kedalaman kolam sekitar 7 meter,” sambungnya.

‎Tim evakuasi lantas memberikan imbauan agar para wisatawan yang datang ke area curug dan air terjun harus selalu waspada.

‎Meski air terlihat tenang, tapi ada beberapa bagian yang memiliki kedalaman cukup berbahaya.

‎Sementara itu, dalam video viral di media sosial, terlihat rombongan tim SAR membawa kantong jenazah untuk dibawa naik setelah dievakuasi.

‎“Alhamdulillah korban diketemukan. Korban tenggelam di Curug Kanesia,” dikutip dari rekaman video yang diunggah di akun Instagram @setiaji_heroestianto. (Bill)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!