Konten Kreator di Cianjur Ngaku Dianiaya Oknum Pegawai SPPG, Diduga Sempat Minta Penjelasan soal Menu-Harga MBG

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 725

‎Cianjur,lancangkuningnews.com – Beredar video di media sosial yang mengungkap dugaan kasus penganiayaan yang dialami seorang konten kreator berinisial I oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cianjur, Jawa Barat.

‎Dalam unggahan Instagram @kabarcianjurselatan, pada Selasa, 14 April 2026, peristiwa ini dilaporkan terjadi pada dapur SPPG di wilayah Kecamatan Pasirkuda, Cianjur.

‎Diketahui, pengunggah video merupakan istri dari korban yang mengambil rekaman saat kejadian ini berlangsung.

‎”Tolong pak KDM (Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi) suami saya dipukuli pegawai SPPG Kubang Pasirkuda,” demikian tertulis dalam video tersebut.

Kronologi kejadian

‎Lantas, bagaimana kronologi insiden yang melibatkan oknum pegawai SPPG di Cianjur ini bermula? Berikut ini ulasannya.

Minta Penjelasan Menu-Harga MBG
Berdasarkan keterangan di lapangan, warga Cianjur yang diketahui merupakan konten kretaor itu sempat menanyakan seputar menu hingga harga dalam sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di lokasi.

‎Dugaan itu disampaikan oleh Kapolsek Tanggeung, Cianjur, Iptu Budi Setia Yuda yang menyebut korban sempat masuk berupaya memasuki area dapur SPPG tersebut.

“Konten kreator masuk ke dapur untuk menanyakan atau meminta penjelasan terkait menu atau harga MBG,” kata Budi dalam keterangannya, pada Selasa, 14 April 2026.

Dibawa ke Luar, namun Menolak Pergi
‎Terkait insiden ini, Budi mengaku pihaknya telah menerima penjelasan dari seorang akuntan di dapur SPPG tersebut.

Korban dituding sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas hingga akhirnya diminta pergi oleh petugas keamanan di lokasi.

‎”Sudah dijelaskan oleh akuntan, konten kreator tersebut tidak puas dengan penjelasan dan malah mengeluarkan kata-kata yang kurang baik,” ungkap Budi.

“Security dan Poldes membawa I keluar.Namun masih meronta-ronta dan berteriak,” sambungnya.

‎Hingga berita ini terbit, pihak kepolisian setempat diketahui tengah melakukan upaya mediasi kedua pihak.

Di sisi lain, belum ada keterangan lanjutan dari pihak korban maupun SPPG terkait insiden yang terjadi di dapur SPPG Pasirkuda, Cianjur tersebut.(Bill)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru