Idealisme di Bawah Tekanan Kekuasaan

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rubrik OPINI — Dalam dinamika sosial-politik hari ini, idealisme tidak lagi sekadar diabaikan, melainkan kerap “dihukum” secara sosial dan ekonomi. Sikap ini dianggap sebagai ancaman karena berani mengkritisi sistem yang cenderung koruptif dan oportunistik.

Padahal, idealisme bukan sekadar karakter personal. Ia adalah sikap yang berakar pada kesadaran ontologis dan aksiologis, sekaligus menjadi fondasi penting bagi tegaknya peradaban dan sistem yang berkeadilan.

Ironisnya, mereka yang menolak kompromi terhadap kebenaran justru sering disingkirkan dari akses kekuasaan dan sumber daya. Sebaliknya, individu yang lentur terhadap penyimpangan diberi ruang, jabatan, bahkan legitimasi. Fenomena ini bukan anomali, melainkan pola sistemik dalam pranata sosial-politik yang memberi insentif pada kepatuhan semu, bukan pada kebenaran substantif.

Dalam realitas tersebut, loyalitas personal lebih dihargai daripada integritas. Kedekatan dengan pusat kekuasaan menjadi penentu nasib seseorang, mengalahkan kapasitas dan kapabilitas yang seharusnya menjadi ukuran utama.

Tak mengherankan jika idealisme kemudian dicap sebagai “gangguan”. Bukan karena ia keliru, tetapi karena berupaya membongkar ketidakjujuran yang telah mapan dan dinormalisasi.

Bahaya terbesar dari kondisi ini bukan semata melahirkan ketimpangan ekonomi, melainkan mematikan etika publik. Ketika kompromi nilai dipromosikan sebagai kecerdasan berpolitik, sementara penolakan terhadap penyimpangan dicap sebagai ketidakmampuan beradaptasi, maka sesungguhnya kita sedang mendidik generasi penerus untuk berhasil tanpa harus benar.

Di titik inilah pragmatisme berubah menjadi pembenaran. Kekuasaan kehilangan legitimasi moralnya dan terus dipertontonkan tanpa rasa malu.

Sistem semacam ini cenderung menyingkirkan orang-orang beridealisme dengan dalih menjaga stabilitas ekonomi dan kekuasaan. Padahal, kekayaan yang dibangun di atas normalisasi penyimpangan hanya menciptakan stabilitas semu. Kepercayaan publik akan terus terkikis, dan hal ini merupakan kenyataan yang tak terbantahkan.

Sejarah telah berulang kali membuktikan, krisis besar tidak lahir dari kelangkaan sumber daya, melainkan dari defisit integritas dan moral. Idealisme yang dibiarkan berakhir di ruang abu-abu hanya akan mempercepat kemunduran peradaban.

Idealisme bukanlah musuh pembangunan. Ia adalah alat ukur keseimbangan sistem dan kekuasaan. Ketika orang-orang beridealisme sulit hidup layak, sementara mereka yang menyimpang justru sejahtera, maka yang bermasalah bukan idealismenya, melainkan arsitektur kekuasaan yang tidak berpihak pada kebenaran.

Pemerintahan yang sehat semestinya tidak berkompromi di ruang abu-abu, sebagaimana amanat konstitusi. Jika penyimpangan dilegitimasi hanya karena “sistem sudah berjalan demikian”, maka yang dibangun bukan masa depan, melainkan pewarisan kesalahan sebagai norma.

Penulis: Fitra Andriyan.              Mahasiswa Fakultas Hukum UNISI (Thonk)

 

Berita Terkait

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari
Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah
Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
Polsek Keritang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Desa
Sinergi Polisi Dan Petani di Enok Dorong Ketahanan Pangan
Personel Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Produktivitas Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33 WIB

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:58 WIB

Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:46 WIB

Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:52 WIB

Polsek Keritang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Desa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!