Anambas, Lancangkuningnews.com – Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, hingga Januari 2026 diketahui belum dicairkan secara penuh.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait kepastian pembayaran gaji RT/RW, serta Guru Paud, Jumat (9/1/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, total pagu ADD Desa Batu Belah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1.170.303.674.
Namun, realisasi anggaran yang diterima desa baru mencapai Rp878.359.067. Dengan demikian, masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp291.944.607.
Situasi tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan publik. Apakah ADD Tahun Anggaran 2025 telah disalurkan sesuai pagu anggaran? Jika sudah disalurkan, apa kendala sehingga realisasi tidak mencapai 100 persen? Atau justru dana ADD memang belum ditransfer penuh ke rekening desa?
Kepala Desa Batu Belah, Baban, hanya memberikan klarifikasi secara tertulis melalui pesan singkat. Upaya media ini untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut belum membuahkan hasil, karena yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.
Akibat belum cairnya ADD secara penuh, pembayaran gaji , RT/RW, serta Guru Paud hingga kini belum memiliki kepastian waktu. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada kinerja pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat berharap pihak kecamatan serta instansi terkait dapat membuka data secara transparan dan memberikan penjelasan resmi terkait mekanisme serta kendala pencairan ADD Desa Batu Belah.
Informasi yang berkembang menyebutkan, persoalan ini telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Anambas. Seorang warga dikabarkan telah menyampaikan pengaduan resmi pada Rabu (5/1/2026) untuk meminta penelusuran lebih lanjut terkait keterlambatan dan kejelasan penyaluran ADD tersebut. (Fn)















