Kadispora Batam Sambut Kepulangan Winda Dewi Putri, Raih Perunggu Taekwondo SEA Games 2025

Batam, – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Batam, Zulkarnain, menyambut kepulangan atlet taekwondo putri asal Batam, Winda Dewi Putri, peraih medali perunggu pada ajang SEA Games ke-33 Tahun 2025 di Bangkok, Thailand, Selasa (16/12/2025).

Zulkarnain menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian Winda yang dinilai berhasil mengharumkan nama Batam dan Kepulauan Riau di tingkat internasional.

“Ini kebanggaan besar bagi Batam. Winda telah membuktikan kemampuan dan daya juangnya dengan meraih medali perunggu di SEA Games 2025,” ujarnya.

Ia menilai prestasi Winda terus menunjukkan peningkatan dari berbagai kejuaraan, termasuk pada ajang PON. Meski telah meraih banyak capaian, Winda tetap konsisten menjalani latihan dengan target yang jelas dan terarah.

Zulkarnain menekankan, pembinaan atlet diarahkan pada target jangka panjang hingga Olimpiade, dengan proses yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan persiapan berjenjang.

“Winda merupakan atlet taekwondo pertama dari Kepri yang tampil di SEA Games. Harapannya, ia terus konsisten berlatih dan mengikuti program pembinaan berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi tersebut dan menilai capaian Winda sebagai aset penting daerah. Pemko Batam juga berkomitmen memberikan dukungan, termasuk penghargaan prestasi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, sembari menunggu kepulangan atlet Batam lainnya dari SEA Games 2025.

Sementara itu, Winda Dewi Putri yang juga mahasiswi Universitas Ibnu Sina Batam mengungkapkan pengalamannya berlaga di SEA Games ke-33 yang berlangsung pada 10–14 Desember 2025. Ia menyebut persaingan berlangsung ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik se-Asia Tenggara.

Dalam pertandingan taekwondo, Winda menjalani tiga laga. Langkahnya terhenti di babak semifinal sehingga memastikan raihan medali perunggu.

“Perjalanan menuju SEA Games tidak mudah. Latihan panjang, kelelahan fisik dan mental harus dilalui. Meski belum emas, saya bersyukur dan bangga,” ungkapnya.

Winda bertekad terus meningkatkan kemampuan dengan target meraih medali emas pada ajang internasional berikutnya yang direncanakan berlangsung di Meksiko.

Ketua Pengprov Taekwondo Kepri, Kosasih, menambahkan Winda mulai menekuni taekwondo sejak usia lima tahun. Hingga kini, di semester tiga perkuliahan, ia tetap konsisten berlatih dan telah melewati proses panjang dari level junior hingga internasional.

“Target besarnya Olimpiade. Semua ini dicapai melalui proses panjang, disiplin, dan konsistensi,” tutup Kosasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!