Kick Off Pelatihan Calon Transmigran, Amsakar: Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Warga

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Kick Off Pelatihan Calon Transmigran di Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Buih Yudha (SBY) Barelang, Senin (3/11/2025).

Kegiatan pelatihan bertema “Transformasi Transmigrasi: Panggilan Membangun Negeri Melalui Kemandirian dan Kewirausahaan” ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Bidang Politik dan Hukum, Prima Idwan Mariza.

Sebanyak 504 calon transmigran asal Rempang Eco City akan mengikuti pelatihan pada 4-10 November 2025 di kawasan Rempang Eco City, Batam. Pelatihan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional yang tahun ini melibatkan 1.394 kepala keluarga (KK) dan dilaksanakan serentak di sejumlah daerah, antara lain Batam, Sukamara (Kalimantan Tengah), Pulungan (Kalimantan Timur), Pasir, Poso, dan Sumba Timur.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat karena telah menjadikan Batam sebagai lokasi pembukaan pelatihan nasional. Ia berharap kegiatan tersebut mampu membekali para calon transmigran agar siap dan percaya diri menghadapi kehidupan baru di daerah tujuan.

“Ketika sudah benar-benar memahami materi yang diberikan, insyaallah semuanya akan menjadi transmigran yang mandiri, maju, dan mampu memperkuat daerah sekaligus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, kebijakan pemerintah mengenai transmigrasi kini semakin matang dan terencana. Para peserta akan menempati kawasan baru yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana lengkap, mulai dari rumah, sekolah, tempat ibadah, hingga pelabuhan.

“Fasilitas umum dan sosial sudah tersedia, status kepemilikan lahan juga jelas seluas 500 meter persegi. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran lagi. Pemerintah bahkan menyiapkan sekolah dari tingkat SD hingga SMA, tempat ibadah, pelabuhan, bantuan kapal dan alat tangkap ikan, bibit keramba, serta rencana pembangunan SPBU untuk memudahkan kebutuhan warga,” jelasnya.

Menurut Amsakar, keberhasilan program transmigrasi sangat bergantung pada proses sejak tahap pelatihan hingga pelaksanaan di lapangan. Ia pun mengingatkan para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Kebijakan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, jangan setengah hati. Ikuti pelatihan ini dengan serius agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar calon transmigran tidak terpengaruh pandangan negatif tentang transmigrasi. Program ini, kata dia, telah mengalami transformasi besar dan difokuskan untuk kesejahteraan warga.

“Pemko Batam dan BP Batam berkomitmen memastikan program ini berjalan tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Prima Idwan Mariza menjelaskan bahwa transmigrasi kini telah memasuki era transformasi. Program ini bukan lagi sekadar memindahkan penduduk dari daerah padat ke wilayah baru, melainkan menjadi proses transformasi sosial dan ekonomi menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Transmigrasi hari ini bertujuan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ini adalah bentuk urbanisasi yang terencana, dengan strategi inklusif dan berkeadilan,” tutur Prima.

Ia memaparkan, strategi transformasi transmigrasi berlandaskan lima pilar utama, yakni edukasi, industrialisasi, mekanisasi, diversifikasi, dan investasi.

“Pelatihan ini tidak boleh menjadi kegiatan formalitas, tetapi harus menjadi langkah nyata membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing. Ini adalah modal awal menuju kehidupan baru,” tegasnya.

Prima juga menambahkan, transmigrasi modern diarahkan untuk membentuk masyarakat yang produktif dan bermartabat melalui penguatan SDM adaptif terhadap teknologi serta pembentukan Badan Usaha Milik Transmigrasi (BUMTrans) agar warga dapat menjadi pelaku sekaligus pemilik usaha.

“Khusus transmigran Rempang, mereka akan merasakan dua manfaat sekaligus ketika industri di Rempang Eco City berjalan, yakni kesejahteraan dan kemandirian,” ujarnya menutup sambutan

Berita Terkait

Dukung WBK dan WBBM, ASN Batam Dibekali Pelatihan Penilai Zona Integritas
Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material
Sukses Tata Honorer Jadi PPPK, Pemko Batam Usul Relaksasi Belanja Pegawai ke Pusat
Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
Tingkatkan Nasionalisme Generasi Muda, Kesbangpol Batam Sukses Gelar Lomba Film Pendek “Wawasan Kebangsaan” 2026
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar
Kunjungan DPRD DKI Jakarta ke Batam, Li Claudia Soroti Investasi hingga Waste to Energy
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dukung WBK dan WBBM, ASN Batam Dibekali Pelatihan Penilai Zona Integritas

Senin, 8 Juni 2026 - 10:31 WIB

Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material

Senin, 8 Juni 2026 - 10:16 WIB

Sukses Tata Honorer Jadi PPPK, Pemko Batam Usul Relaksasi Belanja Pegawai ke Pusat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:32 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:57 WIB

Tingkatkan Nasionalisme Generasi Muda, Kesbangpol Batam Sukses Gelar Lomba Film Pendek “Wawasan Kebangsaan” 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!