TEMBILAHAN – Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, dibuat tercengang saat meninjau kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 dan 08 di Jalan Bunga II, Kecamatan Tembilahan Kota, Kamis (1/5/2025). Ia tak menyangka, kondisi ruang kelas sekolah yang berada di pusat kota itu rusak parah dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Allahuakbar, ini sekolah di tengah kota, kondisinya seperti ini,” ujar Yuliantini dengan nada terkejut saat sidak usai mengikuti rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Kehadiran orang nomor dua di Inhil itu berawal dari laporan masyarakat terkait ambruknya beberapa ruang kelas di dua sekolah tersebut. Ia langsung meminta dokumentasi kerusakan untuk segera dilaporkan kepada Bupati.
“Tolong difoto, nanti kita sampaikan ke Pak Bupati agar segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Yuliantini mengaku prihatin melihat kondisi ruang belajar yang sangat memprihatinkan. Ia menyesalkan kerusakan tersebut terjadi di sekolah yang letaknya tak jauh dari kantor Dinas Pendidikan Inhil.
“Bagaimana kita bisa meningkatkan mutu pendidikan kalau fasilitasnya saja tidak memadai,” tegasnya.
Mirisnya, kantor SDN 07 terpaksa menggunakan ruang kelas murid, dan satu ruang kelas bahkan dibagi dua karena keterbatasan ruang akibat kerusakan parah. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu proses belajar siswa.
“Seharusnya anak-anak kita bisa belajar dengan nyaman dan tenang, didukung fasilitas yang layak,” tambah Wabup perempuan pertama di Inhil itu.
Yuliantini menegaskan bahwa penyediaan fasilitas pendidikan adalah tanggung jawab pemerintah. Ia berharap pembangunan kembali gedung sekolah ini dapat segera direalisasikan.
“Ini PR kita bersama. Saya berharap pembangunan sekolah ini dipercepat agar proses belajar mengajar bisa optimal,” pungkasnya. (Mhd)












