Pemkab Inhil Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Banjir, 12 Desa Terdampak

Inhil – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) menggelar rapat koordinasi untuk menangani banjir yang melanda wilayah Inhil. Rapat yang berlangsung di Aula Bappeda pada Kamis (20/3/2025) ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H. Tantawi Jauhari, mewakili Bupati Inhil.

Rapat ini dihadiri unsur Forkopimda, para asisten, kepala OPD terkait, serta perwakilan berbagai instansi lainnya. Berdasarkan data hingga 19 Maret 2025, banjir telah merendam 12 desa di 6 kecamatan, dengan 3.367 kepala keluarga (KK) terdampak atau sekitar 10.982 jiwa.

Pj. Sekda menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi agar penanganan banjir berjalan efektif. “Rapat ini bertujuan mengoptimalkan langkah strategis untuk mengatasi dampak banjir, mencegah meluasnya wilayah terdampak, serta memastikan semua pihak bekerja secara terkoordinasi,” ujarnya.

Salah satu keputusan utama rapat ini adalah merekomendasikan peningkatan status dari siaga darurat hidrometeorologi basah menjadi tanggap darurat bencana alam banjir di enam kecamatan terdampak. Selain itu, OPD terkait diminta segera mendirikan posko darurat dengan fasilitas yang memadai untuk mempercepat penanganan.

Pj. Sekda juga mengajak masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk berkontribusi dalam membantu warga terdampak. “Kepedulian bersama sangat dibutuhkan. Mari kita bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” imbaunya.

(Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!