
Lingga, Lancangkuningnews.com – Memasuki tahun 2025 hingga menjelang perayaan Imlek, harga cabai rawit dan cabai merah lokal di pasar sayur Dabo, Kecamatan Singkep, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai lokal hanya berkisar Rp 60 ribu per kilogram.
Juheli (42), salah seorang pedagang cabai lokal, mengeluhkan kenaikan harga tersebut yang sudah dirasakan sejak awal tahun ini.
“Harga cabai merah dan cabai rawit lokal yang biasanya Rp60 ribu per kilogram kini naik hingga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi karena harga cabai dari Jambi juga naik,” ungkap Juheli saat ditemui pada Senin (27/1/2025).
Meskipun harga melambung, Juheli menjelaskan bahwa masyarakat tetap memilih cabai lokal karena kualitas rasanya lebih unggul dan daya tahannya lebih baik dibandingkan cabai dari daerah lain.
Sementara itu, harga cabai Jambi juga mengalami kenaikan, meski masih di bawah harga cabai lokal. Dari yang biasanya Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, kini harga cabai Jambi mencapai Rp70 ribu per kilogram.
Ica (26), pedagang cabai Jambi di pasar yang sama, menyebutkan bahwa lonjakan harga tidak memengaruhi penjualan mereka. Bahkan, stok cabai rawit Jambi yang mereka miliki habis terjual dalam waktu singkat.
“Naiknya harga cabai Jambi ini tidak memengaruhi penjualan kami. Hari ini stok cabai rawit kami sudah habis terjual,” ujar Ica.
Meningkatnya harga cabai ini menjadi perhatian, terutama menjelang Imlek, di mana permintaan komoditas ini diperkirakan akan semakin tinggi. (VW)











