HMI Tembilahan, Soroti Penurunan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada 2024

lancangkuningnews.com. Tembilahan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan menyoroti rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, angka partisipasi pemilih mengalami penurunan signifikan dari 61% pada pilkada sebelumnya menjadi hanya 55,86% tahun ini.

Kabid Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Tembilahan, Naufal Faskal Rifa’i, menyatakan keprihatinannya terhadap tren ini. Menurutnya, penurunan partisipasi mencerminkan adanya persoalan mendasar dalam kesadaran politik masyarakat.

“Penurunan partisipasi ini menunjukkan lemahnya edukasi politik kepada masyarakat. Sosialisasi yang dilakukan belum maksimal, ditambah rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap proses politik,” ungkap Naufal.

Ia menegaskan, rendahnya partisipasi masyarakat dapat berdampak negatif pada legitimasi hasil pilkada dan kualitas demokrasi secara keseluruhan. Naufal mendorong pemerintah daerah, KPU, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan edukasi politik guna membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih.

Selain itu, ia juga mengajak pemuda dan seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam proses demokrasi. Menurut Naufal, aksesibilitas pemilu perlu ditingkatkan, terutama di wilayah terpencil, sembari mengatasi kendala teknis dan sosial yang menjadi penghambat partisipasi.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan demokrasi yang sehat,” tambahnya.

Naufal berharap evaluasi menyeluruh dilakukan oleh penyelenggara pemilu untuk mencegah penurunan partisipasi di masa mendatang. Langkah-langkah perbaikan diharapkan dapat memastikan keberhasilan demokrasi di Pilkada maupun pemilu berikutnya.(Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!