Anambas, Lancangkuningnews.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana di Kota Tarempa, ibu kota Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, justru terpantau sepi dari aktivitas masyarakat, kamis (19/3/2026).
Kondisi ini berbeda tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana Tarempa biasanya dipadati warga dari berbagai wilayah yang datang untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Namun kali ini, sejumlah ruas jalan hingga pusat perbelanjaan terlihat lengang.
Sepinya aktivitas tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah daya beli warga menurun atau ada faktor lain yang mempengaruhi kondisi ekonomi menjelang hari besar keagamaan ini.
Meski begitu, sebagian warga tetap terlihat berbelanja, meskipun tidak seramai biasanya. Mereka membeli kebutuhan pokok Lebaran seperti kue, minuman, hingga pakaian.
“Kami tetap berusaha mempersiapkan Lebaran bersama keluarga, meskipun kondisi sekarang terasa berbeda,” ujar Iren, warga Palmatak.
Ia mengaku datang ke Tarempa untuk membeli perlengkapan Hari Raya, namun merasakan suasana yang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Biasanya ramai, sekarang jauh lebih sepi. Mungkin karena kondisi ekonomi atau masyarakat mulai berhemat,” tambahnya.
Fenomena ini menjadi catatan tersendiri, mengingat momen menjelang Idul Fitri biasanya menjadi indikator meningkatnya perputaran ekonomi di daerah, khususnya sektor perdagangan dan jasa.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab menurunnya aktivitas masyarakat di pusat kota Tarempa. Namun kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat tetap berharap dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan penuh keberkahan dan kebahagiaan.
Selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (Fn)















