Atas Nama Profesi, Insan Pers Tolak Label “Abal-Abal”

Natuna, Lancangkuningnews.com – Tuduhan wartawan abal-abal oleh akun anonim dinilai sebagai ancaman terhadap kebebasan pers di Natuna, dan aparat penegak hukum diminta segera mengungkap identitas pelaku.” Minggu (15/2/2026)

Pemimpin Redaksi Koran Perbatasan, Amran, menegaskan tuduhan wartawan abal-abal yang disampaikan akun anonim bernama “Anna Chapman” dalam grup WhatsApp publik di Kabupaten Natuna merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers. Ia meminta aparat penegak hukum segera mengusut identitas pelaku dan memastikan perlindungan terhadap kredibilitas insan pers di daerah perbatasan.

 

Tuduhan wartawan abal-abal oleh akun anonim “Anna Chapman” dalam grup WhatsApp publik di Kabupaten Natuna dianggap sebagai ancaman terhadap kebebasan pers. Pemimpin Redaksi Koran Perbatasan, Amran, meminta aparat penegak hukum segera mengungkap identitas pelaku.

Tuduhan ini mencederai prinsip demokrasi karena menganggap pilar pers Natuna abal-abal,” kata Amran.

Ia menilai pernyataan tersebut berbahaya karena tidak menyebutkan identitas individu secara jelas, sehingga berpotensi menyerang seluruh profesi wartawan di Natuna.

Amran mengaku merasa sedih atas tudingan bahwa wartawan menjadi perusak dan penghambat pembangunan daerah. Ia menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan realitas kerja pers selama ini.

Pers bukan penghambat pembangunan. Justru kehadiran pers membantu pemerintah mempercepat pembangunan,” tegasnya.

Amran meminta pihak yang membuat tuduhan segera memberikan klarifikasi secara terbuka dan bertanggung jawab atas pernyataannya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak memiliki dasar jelas. (Fn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!