Anambas, Lancangkuningnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (21/1/2026), guna memperoleh dukungan revitalisasi Pasar Inpres serta kelanjutan pengerjaan Proyek Pasar Loka, dan mengusulkan penambahan kuota reefer container pada program Tol Laut.
Audiensi dipimpin langsung Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Sekretaris Daerah Sahtiar, SE, MM, Kepala DKUMPP Jeprizal, S.Kom., MA, dan Kepala Bappeda Rinaldi, SE. Rombongan diterima Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag RI, Sri Nugy Atmanto, SE, MM, beserta jajaran. (23/1/2026)
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Anambas memaparkan kondisi eksisting Pasar Inpres dan Pasar Loka yang masih memiliki keterbatasan fasilitas, sehingga berdampak pada kenyamanan pedagang dan masyarakat.
Revitalisasi pasar diharapkan mampu menghadirkan sarana yang lebih representatif, tertata, bersih, aman, dan nyaman, serta mendorong pertumbuhan dan daya saing perdagangan daerah. Selain itu, Pemkab Anambas mengusulkan penambahan kuota reefer container Tol Laut.
Usulan ini dinilai penting mengingat keterbatasan reefer saat ini menghambat distribusi komoditas pangan segar, seperti ayam beku, hasil perikanan, dan kebutuhan pokok lainnya. Penambahan kuota diharapkan menjaga kualitas produk, stabilitas pasokan, dan kelancaran logistik ke wilayah kepulauan.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan RI menyambut baik usulan Pemkab Anambas. Kemendag mendorong pemerintah daerah melengkapi data dan dokumen pendukung untuk kajian lanjutan, serta aktif mengawal dan mengawasi pelaksanaan proyek yang bersumber dari pemerintah pusat.
Bupati Aneng berharap audiensi ini memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam pengembangan sektor perdagangan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Kepulauan Anambas. (Fn)












