Batam, Lancangkuningnews.com – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, S.IP., M.MI., menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Hotel Aston Batam. (18/1/2026)
Sebagai Kepala Daerah Sidrap sekaligus Wakil Ketua Umum APKASI Indonesia (Bidang Pangan) Syaharuddin Alrif tiba di Bandara Hang Nadim Batam, ia disambut hangat oleh warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Batam, termasuk Andi Efe yang juga berasal dari Kabupaten Sidrap.

Usai penjemputan, Bupati Sidrap meluangkan waktu untuk bersilaturahmi, makan bersama, serta berdiskusi dengan warga Bugis Makassar di kediaman Andi Efe.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, membahas sejarah, perjuangan, dan konsistensi masyarakat Bugis Makassar yang merantau dan menetap di Kota Batam.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dalam unggahan video mengatakan, masyarakat Bugis Makassar dikenal memiliki tiga modal utama atau tellu cappa’ yang menjadi nilai dasar kehidupan.
Nilai tersebut menjadikan orang Bugis Makassar dikenal jujur, disegani, dan mampu menjadi pembaharu di mana pun berada.
“Kehadiran saya di Batam membuat saya merasakan kuatnya nilai kekeluargaan serta mendengar langsung kisah sukses saudara-saudara kita di perantauan,” ujarnya.
Sebagai Bupati Sidrap dan mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga Bugis Makassar di Batam.
Ia berharap usaha dan pekerjaan yang dijalani para perantau terus berkembang.
Ia juga mengajak perantau asal Sulawesi Selatan untuk tidak melupakan kampung halaman.
“Sesekali pulang kampung, jenguk keluarga, dan ikut berpartisipasi membangun daerah,” pesannya.
Pemerintah Daerah di Sidrap dan Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi.
Dukungan perantau warga Sulawesi Selatan yang telah sukses dinilai sangat penting, termasuk dalam membuka peluang kerja sama dan pengembangan dunia usaha.
“Silaturahmi itu penting agar potensi yang ada bisa saling terhubung,” pungkasnya.












