Batam, Lancangkuningnews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau versi Munas Bogor secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Karateker kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penyerahan SK Karateker ini menjadi tanda dimulainya pembentukan kepengurusan baru DPC HNSI Anambas di tingkat kabupaten hingga kecamatan, sebagai bagian dari langkah konsolidasi organisasi nelayan, khususnya di wilayah perbatasan Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan berlangsung di Kantor DPD HNSI Kepri, Ruko Nagoya Garden Blok F Nomor 55, Kampung Seraya, Kota Batam, Kamis (25/12/2025). Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Ketua dan jajaran pengurus DPD HNSI Kepri, Ketua DPC HNSI kabupaten, tokoh nelayan, serta undangan terkait.
Ketua DPD HNSI Provinsi Kepulauan Riau, Histrawandi, dalam sambungan telepon seluler mengatakan bahwa penyerahan SK Karateker DPC HNSI Anambas merupakan hasil mekanisme organisasi. Ia menekankan pentingnya konsolidasi dan penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat ranting.
“DPC HNSI Anambas diwajibkan segera membentuk kepengurusan kabupaten serta pengurus tingkat ranting dengan komposisi 50+1. Apabila terdapat 10 kecamatan, minimal harus terbentuk enam pengurus HNSI tingkat ranting dipersiapkan berdasarkan waktu yang telah ditentukan,” ujar Histrawandi.
Ia juga menjelaskan bahwa setelah pembentukan struktur tingkat ranting, akan dilakukan pelantikan melalui Musyawarah Luar Biasa (Muslub).
Hal ini dikarenakan sebelumnya DPC HNSI Anambas sempat terbentuk bersamaan dengan pelantikan DPD HNSI Kepri, namun karena sesuatu hal ketua yang sebelumnya mengundurkan diri sehingga diperlukan Muslub sesuai aturan organisasi.
Sementara itu, Ketua DPC HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Dandi Andika, menyatakan telah menerima langsung SK Karateker tersebut. Ia berkomitmen segera membentuk kepengurusan HNSI mulai dari tingkat kabupaten hingga ranting.
“Kami siap menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Dandi.
Menurutnya, HNSI Anambas ke depan akan fokus pada penguatan kelembagaan nelayan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta advokasi terhadap berbagai persoalan perikanan dan kelautan yang dihadapi nelayan lokal.
“SK ini bukan sekadar legalitas, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan nelayan Kepulauan Anambas. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Melalui penyerahan SK Karateker ini, diharapkan roda organisasi HNSI di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat berjalan optimal, solid, dan menjadi wadah pemersatu nelayan dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau. (Fn)












