Batamcentre — Proyek prestisius Masjid Agung Raja Hamidah Batamcentre terus digesa penyelesaiannya. Pada hari Senin (13/10/2025), Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke lokasi untuk meninjau progres pembangunan, memastikan setiap detail berjalan sesuai dengan rencana induk yang telah ditetapkan.
Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya bersama tim teknis. Amsakar ingin memastikan bahwa hasil rapat dengan konsultan perencana, konsultan pengawas, dan OPD teknis benar-benar terimplementasi di lapangan.
“Saya ingin memastikan semuanya berjalan sebagaimana yang direncanakan,” ujar Amsakar.
Pada tahun ini, pengerjaan difokuskan pada beberapa elemen kunci menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025, meliputi:
- Pembangunan pagar
- Penanganan genangan air di area sekitar masjid
- Penyelesaian dua menara utama
- Pengerjaan landscape (tata ruang luar)
Dalam peninjauannya, Wali Kota Amsakar secara tegas mewanti-wanti semua pihak yang terlibat—mulai dari konsultan hingga pelaksana—untuk patuh pada desain yang disepakati. Baginya, kualitas adalah harga mati.
“Kalau di gambar rencana A, maka pelaksanaannya juga harus A. Tidak boleh berubah. Saya juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar hasilnya terbaik dan tidak perlu diperbaiki berulang-ulang,” tegasnya.
Amsakar mengapresiasi kinerja tim lapangan yang sejauh ini telah menunjukkan progres sesuai jadwal dan spesifikasi. Dengan pengawasan ketat dari konsultan, diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu.
“Kita ingin progresnya terus berlanjut hingga tuntas. Semua berjalan sesuai rencana waktu, mutu, dan pelaksanaan. Semoga pembangunan ini segera rampung dan menjadi kebanggaan masyarakat Batam,” tutup Amsakar penuh harap.(*)












