Karimun – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah didampingi Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole membuka bazar gerakan pangan murah “Bulog berkolaborasi dengan pemda Karimun stabilisasi pasokan dan harga pangan beras” di pasar Puan Maimun, Sabtu (02/08/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut bupati Karimun, wakil bupati Karimun, kepala dinas pangan dan pertanian Kabupaten Karimun, kepala bulog, beserta masyarakat.
Menurut data BPS pada bulan Juli terjadi inflasi 0,46% untuk itu Bulog bersama pemerintah Kabupaten Karimun mengadakan pasar murah dalam menstabilisasi harga pangan.
Dalam hal ini, Iskandar dalam sambutannya menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah stabilisasi harga pangan yang sedang melonjak.
“Hari ini Alhamdulillah Kepala Bulog bersama kami pemda Karimun melakukan gerakan pangan murah untuk menstabilkan harga seperti yang kita ketahui sekarang serba mahal. Ada beras SPHP yang dijual 55.000/Karung.” ujar Iskandar.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dalam memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-80.
“ Ini juga merupakan kegiatan dalam memeriahkan kemerdekaan RI, untuk itu terima kasih kepala Bulog yang telah mengadakan bazar murah ini. Harapan kami semoga ini dapat membantu bapak/ibu, kami pemerintah daerah bersama bulog siap membantu masyarakat Kabupaten Karimun termasuk di pulau-pulau.”sampainya.
Ia juga melanjutkan telah memfokuskan ketersediaan pangan yang mengakibatkan kelonjakan harga pangan.
“Dalam dua minggu terakhir kami fokus terhadap ketersediaan pangan. Dengan kelangkaan pangan ini mengakibatkan kelonjakan harga pangan dan daya beli masyarakat menurun. Untuk itu pada hari ini Alhamdulillah bapak kepala bulog mengambil inisiatif untuk melakukan operasi pasar murah.” lanjutnya.
Terakhir ia mengatakan telah disiapkan 2 ton beras untuk dua hari pada bazar pangan murah dengan pembatasan pembelian satu orang maksimal dua karung beras.
“Pada hari ini telah disiapkan 2 ton beras untuk diperjual belikan dengan harga 55.000 perkarungnya, dimana setiap orang hanya boleh membeli dengan batas pembelian 2 karung. Insyaallah pekan depan kita adakan di tempat lain.” kata Iskandarsyah.
Telah diadakan rapat kemarin bersama bulog, pemerintah daerah, karantina, KSOP, Bea dan Cukai dan BPS untuk mengkonfirmasi informasi terjadinya inflasi di Kabupaten Karimun.(edy)












