INHIL – Polres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut serta dalam Panen Raya Jagung Serentak Tahap 1 yang digelar secara daring di seluruh Indonesia, Rabu (26/2/2025) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di lahan jagung Kelurahan Tempuling, Kecamatan Tempuling.
Turut hadir Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog Tembilahan, serta jajaran Polres Inhil, termasuk Waka Polres, Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara, dan Kapolsek Tempuling. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Polres Inhil beserta pengurus, Muspika Kecamatan Tempuling, wartawan, mahasiswa, Balai Penyuluh Pertanian, RT/RW setempat, kelompok tani, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Danpas Pelopor Korbrimob Mabes Polri Brigjen Pol Drs. Waris Agono menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung secara serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI yang diwakili Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Dr. Ir. Dyah Susilokarti, M.P., mengungkapkan bahwa program ketahanan pangan ini bertujuan untuk meningkatkan swasembada jagung di Indonesia. Ia berharap hasil panen yang melimpah dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri serta berpotensi diekspor guna menambah devisa negara menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani binaan serta penghargaan Kapolri bagi personel Polri yang berprestasi dalam mendukung ketahanan pangan. Acara puncak panen raya serentak dipimpin oleh Irwasum Polri Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., yang kemudian menyerahkan hasil panen kepada Bulog.
Tak hanya mengikuti secara daring, Polres Inhil juga melaksanakan panen raya secara langsung di Tempuling yang dipimpin Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora. Ia menegaskan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Ini adalah bukti nyata dukungan kita terhadap ketahanan pangan serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Kabupaten Inhil,” ujar AKBP Farouk Oktora.
Ia menjelaskan bahwa panen kali ini mencakup jagung hibrida dengan luas lahan 0,5 hektare, sementara lahan siap tanam mencapai 700 hektare, dengan 20 hingga 30 hektare yang telah ditanami.
Salah satu warga Tempuling, Abito, mengapresiasi langkah Polres Inhil dalam mendukung petani. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk turut menanam jagung demi meningkatkan pendapatan mereka.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan. Kami sangat terbantu dengan dukungan Polres Inhil dalam ketahanan pangan,” ujar Abito.
Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. (Mhd)












