Pj Bupati Inhil Kunjungi Korban Asusila di RSUD Puri Husada

lancangkuningnews.com. TEMBILAHAN – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Erisman Yahya, mengunjungi seorang anak berinisial M (12) yang menjadi korban asusila. Kunjungan ini berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Sabtu (18/1/2025), sebagai bentuk dukungan langsung dari pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati didampingi sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Inhil, Drs. H. Sirajuddin, Kadis Kesehatan Rahmi Indrasuri, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Deswanto, Kabag Prokopim Ari Syuria, serta perwakilan dinas lainnya.

Pj Bupati Erisman Yahya menyampaikan rasa empati dan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa korban, yang masih sangat muda.

“Kami baru bisa membesuk hari ini, tetapi sejak awal pemerintah telah memberikan perhatian serius kepada korban melalui dinas terkait. Kami akan memastikan pendampingan, perawatan, dan dukungan penuh bagi korban serta keluarganya,” ujar Erisman.

Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan jangka panjang, baik secara medis, psikologis, maupun pendidikan, untuk memulihkan kondisi korban.

“Kita ingin ananda ini tetap kuat, segera pulih, dan melanjutkan sekolah seperti biasa. Kami juga akan memberikan beasiswa, pendampingan psikologis dari DP2KBP3A, jaminan kesehatan dari Dinas Kesehatan, serta pekerjaan yang layak untuk orang tua korban melalui Dinas Sosial,” tambahnya.

Selain memberikan perhatian kepada korban, Pj Bupati mengimbau masyarakat Inhil untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus kekerasan seksual dan bersama-sama mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kunjungan ini disambut baik oleh keluarga korban yang merasa terhibur dan terbantu dengan perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Pihak RSUD Puri Husada, melalui Kadis Kesehatan Rahmi Indrasuri, memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik dan kebutuhan medis yang memadai.

“Kami akan terus memastikan ananda mendapatkan perawatan yang optimal hingga kondisinya pulih,” kata Rahmi.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Inhil menunjukkan komitmen penuh dalam melindungi dan mendukung anak-anak serta keluarga yang menjadi korban kekerasan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!