Warga Air Asuk Soroti Dugaan Proyek Fiktif Menara Masjid At-Taqwa, Minta Inspektorat Bertindak

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anambas, Lancangkuningnews.com — Masyarakat Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, mendesak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk segera memberikan kejelasan terkait dugaan proyek fiktif pembangunan menara Masjid At-Taqwa yang dibiayai dari Dana Desa tahun 2019.

Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi maupun tindak lanjut dari pihak Inspektorat, meskipun laporan dugaan penyimpangan tersebut telah disampaikan beberapa waktu lalu.

Salah seorang warga Air Asuk, Edy Saputra, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan menara Masjid At-Taqwa yang telah dianggarkan melalui Dana Desa justru tidak pernah terealisasi. Ia menuturkan, meski bahan material seperti semen sempat dibeli, namun bangunan menara hingga kini tidak terlihat wujudnya.

Material dibeli, LPJ dibuat, tapi bangunan tidak ada. Staf desa pun membenarkan hal itu kepada saya,” ujar Edy kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).

Edy menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari bendahara dan sekretaris desa pada masa itu, kegiatan pembangunan menara tersebut memang tidak pernah dikerjakan. Bahkan, ia menyebut masih ada sisa dana lebih dari Rp 30 juta yang disebut-sebut masih berada di kas desa.

“Bendahara dan Sekretaris Desa Air Asuk semasa itu menyampaikan kepada saya bahwa kegiatan itu fiktif. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak Inspektorat,” tambahnya.

Warga pun kini mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk ikut turun tangan mengusut dugaan proyek fiktif ini. Menurut mereka, proyek tersebut terindikasi kuat tidak dilaksanakan, meski anggarannya telah dicairkan dan dilaporkan melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Selain proyek menara masjid, Edy juga menyoroti dua proyek lain yang dinilai bermasalah, yaitu pembangunan embung air bersih dan semenisasi jalan gang Mangga. Ia menilai, proyek embung tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sedangkan semenisasi jalan dikerjakan tidak sesuai dengan rencana awal.

Embung air bersih itu tidak bisa dipakai, dan jalan yang seharusnya 20 meter, hanya dibangun sekitar 10 sampai 12 meter saja,” terang Edy.

Dari informasi yang dihimpun, anggaran pembangunan menara masjid tersebut mencapai lebih dari Rp100 juta, sedangkan proyek embung senilai sekitar Rp200 juta, dan semenisasi jalan gang Mangga juga menelan biaya sekitar Rp200 juta.

Edy menyebut, laporan terkait dugaan penyimpangan ini sudah kami sampaikan kepada Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas dengan harapan segera dilakukan pemeriksaan lapangan dan audit penggunaan dana. Namun hingga kini, ia menyayangkan belum adanya kejelasan hasil tindak lanjut dari pihak berwenang.

Dugaan Penyimpangan sudah saya sampaikan ke Inspektorat untuk dicek langsung kebenarannya, tetapi sampai saat ini belum ada titik terang. Kami berharap pihak terkait segera bertindak agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” tegas Edy.

Masyarakat Air Asuk berharap, pemerintah daerah dan Inspektorat Anambas segera turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut secara transparan, agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa dapat kembali pulih. (Fn)

Berita Terkait

DPR RI dan Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan
HUT Anambas ke-18, Bupati Aneng Apresiasi Komitmen Kecamatan Siantan Dukung Pendidikan
Wujudkan Anambas Kondusif, Polres Anambas Gaungkan Sabuk Kamtibmas 2026
Titiek Soeharto Soroti Keberhasilan Nusakambangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm
Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas
Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik
Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

DPR RI dan Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:51 WIB

HUT Anambas ke-18, Bupati Aneng Apresiasi Komitmen Kecamatan Siantan Dukung Pendidikan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:57 WIB

Wujudkan Anambas Kondusif, Polres Anambas Gaungkan Sabuk Kamtibmas 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:48 WIB

Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:53 WIB

Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas

Berita Terbaru

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama (dok/photo)

Pilihan Editor

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:44 WIB

error: Content is protected !!