Tingkatkan Estetika Kota, Kepala BP Batam Mulai Bangun Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V di ruas jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Jumat (10/7/2026).F/ Humas BP BATAM.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V di ruas jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Jumat (10/7/2026).F/ Humas BP BATAM.

Views: 735

BP BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memulai penataan Kota Batam melalui peletakan batu pertama pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V, Jumat (10/7).

Prosesi tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, jajaran Anggota/Deputi BP Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Bundaran yang berada di ruas jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim itu menjadi bagian dari program penataan ruang untuk menghadirkan wajah kota yang lebih indah, bersih dan tertata. Ke depan, bundaran tersebut diharapkan menjadi salah satu ikon baru yang menyambut wisatawan yang datang ke Kota Batam.

Amsakar mengatakan, penataan wajah kota merupakan salah satu agenda yang terus didorong pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kawasan perkotaan.

Menurutnya, Presiden Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan keteraturan kota agar mampu mencerminkan kemajuan daerah.

“Presiden berulang kali mengingatkan agar kabupaten dan kota dirawat dengan baik. Jangan sampai kumuh, semrawut, dipenuhi reklame yang tidak tertata ataupun kabel yang mengganggu estetika kota. Karena itu, kemarin ada gerakan Indonesia Asri dan di Batam kita laksanakan melalui gerakan Batam Asri,” ujar Amsakar.

Ia menekankan, pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan merupakan langkah awal penataan taman dan bundaran di berbagai titik Kota Batam.

“Untuk menjadikan kota ini indah dan bagus, salah satu ikhtiar kita adalah menata taman dan bundaran yang ada di Batam agar memiliki desain yang mencerminkan identitas daerah. Hari ini kita sedang membangun sejarah baru bagi Kota Batam,” katanya.

Amsakar menjelaskan, pembangunan bundaran dilaksanakan melalui kolaborasi BP Batam dengan dunia usaha melalui program CSR PT Uma Graha Berkah. Dengan skema tersebut, pembangunan dapat terlaksana tanpa menggunakan APBD maupun anggaran BP Batam.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah menyambut baik gagasan untuk bersama-sama menata wajah Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Kota Batam yang memberikan berbagai masukan terhadap konsep pembangunan, mulai dari penamaan hingga penyempurnaan desain arsitektur.

Melalui proses diskusi tersebut, nama bundaran yang semula direncanakan sebagai Bundaran Hang Nadim kemudian disepakati menjadi Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang memiliki jejak sejarah penting di wilayah Kepulauan Riau.

Amsakar menilai, penamaan tersebut merupakan wujud komitmen BP Batam dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan modern, pelestarian sejarah dan budaya.

Dari sisi desain, tugu mengadopsi bentuk tanjak, penutup kepala tradisional Melayu yang melambangkan kehormatan, kewibawaan, dan jati diri masyarakat Melayu. Selain itu, unsur tepak sirih turut dihadirkan sebagai simbol penyambutan tamu yang mencerminkan keramahan budaya Melayu.

“Kita ingin semangat historis tetap hidup, namun pada saat yang sama Batam harus terus melangkah menjadi kota yang maju tanpa meninggalkan jati diri negerinya. Inilah yang ingin kita hadirkan melalui Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan,” jelas Amsakar.

Melalui penataan tersebut, BP Batam berharap Batam semakin memperkuat posisinya sebagai bandar madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, sekaligus menjadi destinasi unggulan bagi investasi, perdagangan, dan pariwisata di Indonesia.

Penulis : BUDI

Editor : Ochtian S Reza

Sumber Berita : https://bpbatam.go.id/tingkatkan-estetika-kota-kepala-bp-batam-mulai-bangun-bundaran-raja-ali-marhum-pulau-bayan/

Berita Terkait

Sepakat Damai, Sdr. AM Terima Pengajuan RJ Sdr. AP
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
BP Batam dan Wiraraja Sepakati Pengembangan PSN Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Jalan Gajah Mada Segera Dibuka, BP Batam Matangkan Tahapan Teknis
Kapolres Anambas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Semangat Pengabdian dan Kepedulian
Kado Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Kapolres Anambas Pimpin Apel Operasi Patuh Seligi 2026, Polisi Bersama Masyarakat Wujudkan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Sepakat Damai, Sdr. AM Terima Pengajuan RJ Sdr. AP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:25 WIB

BP Batam dan Wiraraja Sepakati Pengembangan PSN Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Jalan Gajah Mada Segera Dibuka, BP Batam Matangkan Tahapan Teknis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Kapolres Anambas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Semangat Pengabdian dan Kepedulian

Berita Terbaru

Karimun

Sepakat Damai, Sdr. AM Terima Pengajuan RJ Sdr. AP

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:13 WIB