Anambas, Lancangkuningnews.com – Tim Forensik Polda Kepulauan Riau (Kepri) dijadwalkan melakukan autopsi terhadap jenazah Harsyad (53), pegawai Imigrasi Tarempa yang ditemukan meninggal secara tidak wajar di semak-semak menuju Kampung Flores, Desa Tarempa Selatan, pada Jumat (17/10/2025) lalu.
Autopsi tersebut akan digelar pada Selasa (21/10/2025) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tarempa Barat. Tim forensik Polda Kepri diketahui telah tiba di Anambas pada Senin (20/10/2025) untuk mempersiapkan seluruh keperluan pemeriksaan.
“Besok autopsi dilakukan, untuk jam-nya masih menunggu arahan dari penyidik,” ujar Kepala RS Bhayangkara Polda Kepri sekaligus ahli forensik, AKP Leonardo, saat dikonfirmasi, Senin (20/10/2025).
Di lokasi TPU Tarempa Barat, pihak kepolisian bersama warga telah mendirikan dua tenda besar berwarna putih sebagai tempat pelaksanaan autopsi. Proses pembongkaran makam akan dilakukan dengan melibatkan pihak keluarga korban guna menjamin transparansi.
Kapolsek Siantan, Iptu Sutomo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan penuh di lokasi agar seluruh proses berjalan aman dan lancar.
“Kami siap mengamankan seluruh rangkaian autopsi agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Kematian Harsyad sempat menggemparkan warga Tarempa. Korban ditemukan tewas dengan kondisi mencurigakan setelah sebelumnya dijemput oleh seorang pria misterius sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Pria tersebut mengenakan jaket bertudung kepala (hoodie) dan hingga kini identitasnya belum diketahui.
Kasus ini menjadi perhatian publik. Polres Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas penyebab kematian Harsyad secara terbuka dan profesional.
Masyarakat pun berharap hasil autopsi yang dilakukan besok dapat mengungkap penyebab pasti kematian Harsyad dan menjawab misteri di balik peristiwa tragis yang menimpa pegawai Imigrasi Tarempa tersebut.















