Temuan Mayat Tergantung di Tarempa Hebohkan Warga

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 608

Anambas, lancangkuningnews.com – Warga Tarempa dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tergantung di dalam kamar rumah, beralamat di jalan Sungai Sugi RT005 RW001, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Rabu (28/8/2024).

Diketahui identitas korban berinisial F (23) berjenis kelamin laki-laki. Korban merupakan warga asli dusun Nuan, Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh ibunya sekira pukul 12.30.

Kapolsek Siantan Iptu Sutomo Saat di wawancara beberapa awak media membenarkan dan menceritakan kronologis kejadiannya bermula dari bapak korban yang menunggu anaknya (F) yang sudah sekian lama tidak kelihatan dan tidak keluar kamar.

Kemudian bapak korban memanggil Melisa (ibu korban) dan menyuruh untuk mengecek di rumahnya, tenyata korban dilihat ibunya sudah dalam kondisi tergantung di tiang Plafon rumah dengan seutas tali.

Setelah melihat kondisi anaknya tergantung, ibu korban langsung memanggil tetangganya bernama si hendi agar menolong ibu korban.

Dikarenakan keluarga korban tali tersebut dipotong. Mestinya menurut kepolisian, tali yang menjerat leher si korban semestinya tidak jangan dipotong dahulu sampai pihak aparat kepolisian di lokasi kejadian.

“Sekira pukul 12:50 wib kami mendapat laporan melalui telepon, dan Kanit Reskrim datang ke rumah korban, ditemukan korban dalam keadaan terbaring dan telentang dilantai, dengan keadaan tali sudah terpotong.

Untuk motif kejadiannya ini, pihak kepolisian sedang melakukan koordinasi dan untuk melakukan visum.

Kalau visum dari luar sudah jelas A1 dia gantung diri, dalam artian dia gantung diri dengan tanda tanda lidahnya tergigit udah itu jeratan tali di lehernya keluar air mani dan kotoran.

Pihaknya menemukan 2 buah surat wasiat dari korban pada intinya di situ dia merasa malu orang tuanya selama ini mempraktekan sebagai dukun.

Maka pesan di situ, korban meminta maaf kepada ibu dan ayahnya, dosa adek selama ini sebelum saya pergi ini minta tolonglah bapak jangan praktek dukun lagi dan itulah surat wasiat dengan berbahasa melayu.

Saat ini jenazah korban berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas untuk di visum tim dokter, Jelasnya.(FD)

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini
Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa
DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar
Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau
Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval
Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!