Batam, Lancangkuningnews.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kepulauan Riau bersama elemen masyarakat menggelar doa bersama dan menyalakan seribu lilin di Alun-Alun Engku Putri, Batam Center. Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas dan duka mendalam atas wafatnya dua driver ojek online, Affan Kurniawan dan Rusdamiansyah, akibat insiden tragis.
Ketua SEMMI Kepri, La Dewa Satria Perdana Shandy, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar peringatan, melainkan juga seruan persatuan. “Lilin-lilin yang kita nyalakan adalah simbol bahwa duka ini bukan hanya milik keluarga korban, tetapi juga duka seluruh masyarakat Batam,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan hak yang sah dan dilindungi undang-undang. Namun, hak tersebut harus dijalankan dengan tetap menjaga persatuan, kondusifitas, dan keamanan bersama.
Dalam kesempatan itu, SEMMI Kepri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, di antaranya Cipayung Plus Kepri, Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, komunitas ojek online, serta masyarakat yang turut membawa doa dan harapan bagi kedamaian Batam.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan persatuan adalah kekuatan sejati bangsa. Cahaya lilin bukan hanya doa bagi yang telah pergi, tetapi juga nyala semangat persatuan yang tak boleh padam,” tambahnya.
Momentum ini diharapkan terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga Batam dan Kepulauan Riau sebagai daerah yang damai, penuh kasih, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.















