Remaja Perempuan di Jemaja, Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Asusila oleh Mantan Kekasihnya 

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 681

Anambas, Lancangkuningnews.com – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun berinisial S, warga Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, diduga menjadi korban penganiayaan dan tindakan asusila yang dilakukan oleh mantan pacarnya berinisial A. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (3/10/2025) di sepanjang jalan provinsi arah Padang Melang, Kecamatan Jemaja.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama pelaku dan beberapa teman mereka awalnya berangkat dari sebuah warung kopi di Padang Melang sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berencana menghadiri acara musik di Bayur, Desa Mampok. Namun di tengah perjalanan, pelaku diduga membawa korban ke arah jalan berbeda tanpa sepengetahuan teman-temannya.

Saksi menyebut, korban sempat memanggil temannya, namun panggilan tersebut tidak terdengar karena kebisingan motor. Ketika tiba di lokasi acara, teman-teman korban baru menyadari bahwa korban dan pelaku tidak bersama mereka.

Teman korban mencoba menghubungi melalui telepon dan pesan, tetapi nomor korban tidak aktif. Tak lama kemudian, korban sempat mengirim pesan teks dan suara berisi permintaan tolong serta membagikan lokasi keberadaannya di sekitar sebuah supermarket di jalan provinsi.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi lemah dan menangis, dengan bekas luka di leher dan bahu kanan. Kepada saksi, korban mengaku telah dianiaya dan dipaksa berhubungan badan oleh pelaku. Korban kemudian dibawa ke RSUD Jemaja sekitar pukul 22.00 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah menerima kabar tersebut, orang tua korban segera mendatangi rumah sakit bersama kepala desa setempat yang langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pada Jumat siang (4/10/2025), korban bersama orang tuanya resmi melapor ke Polsek Jemaja.
“Saya berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku. Anak saya mengalami trauma yang sangat mendalam,” ujar Y, orang tua korban, kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas terkait kasus tersebut. Awak media kami akan berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Fn)

Berita Terkait

Rakernas dan Pelantikan Pengurus DPP Sukses, PJS Apresiasi Pemprov Kepri dan BP Batam
Rakernas III PJS Batam Sukses Digelar, Budiono Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Swasta
Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen
“Rakernas III PJS Sukses, Pulau Mas Kawin Jadi Saksi Bahagia Ketum Mahmud Marhaba dan Wina”
Perkuat Sinergi Antarinstansi, Imigrasi Batam Sosialisasikan Aplikasi Layanan Data Keimigrasian
Investasi Rp600 Miliar, Amsakar Groundbreaking SWRO Kabil Dukung Ekspansi Data Centre Batam
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:10 WIB

Rakernas dan Pelantikan Pengurus DPP Sukses, PJS Apresiasi Pemprov Kepri dan BP Batam

Minggu, 8 November 2026 - 15:13 WIB

Rakernas III PJS Batam Sukses Digelar, Budiono Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Swasta

Minggu, 8 November 2026 - 14:27 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

Sabtu, 7 November 2026 - 13:02 WIB

“Rakernas III PJS Sukses, Pulau Mas Kawin Jadi Saksi Bahagia Ketum Mahmud Marhaba dan Wina”

Jumat, 6 November 2026 - 10:58 WIB

Perkuat Sinergi Antarinstansi, Imigrasi Batam Sosialisasikan Aplikasi Layanan Data Keimigrasian

Berita Terbaru