Remaja Perempuan di Jemaja, Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Asusila oleh Mantan Kekasihnya 

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 639

Anambas, Lancangkuningnews.com – Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun berinisial S, warga Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, diduga menjadi korban penganiayaan dan tindakan asusila yang dilakukan oleh mantan pacarnya berinisial A. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (3/10/2025) di sepanjang jalan provinsi arah Padang Melang, Kecamatan Jemaja.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama pelaku dan beberapa teman mereka awalnya berangkat dari sebuah warung kopi di Padang Melang sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berencana menghadiri acara musik di Bayur, Desa Mampok. Namun di tengah perjalanan, pelaku diduga membawa korban ke arah jalan berbeda tanpa sepengetahuan teman-temannya.

Saksi menyebut, korban sempat memanggil temannya, namun panggilan tersebut tidak terdengar karena kebisingan motor. Ketika tiba di lokasi acara, teman-teman korban baru menyadari bahwa korban dan pelaku tidak bersama mereka.

Teman korban mencoba menghubungi melalui telepon dan pesan, tetapi nomor korban tidak aktif. Tak lama kemudian, korban sempat mengirim pesan teks dan suara berisi permintaan tolong serta membagikan lokasi keberadaannya di sekitar sebuah supermarket di jalan provinsi.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi lemah dan menangis, dengan bekas luka di leher dan bahu kanan. Kepada saksi, korban mengaku telah dianiaya dan dipaksa berhubungan badan oleh pelaku. Korban kemudian dibawa ke RSUD Jemaja sekitar pukul 22.00 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah menerima kabar tersebut, orang tua korban segera mendatangi rumah sakit bersama kepala desa setempat yang langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pada Jumat siang (4/10/2025), korban bersama orang tuanya resmi melapor ke Polsek Jemaja.
Saya berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku. Anak saya mengalami trauma yang sangat mendalam,” ujar Y, orang tua korban, kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas terkait kasus tersebut. Awak media kami akan berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Fn)

Berita Terkait

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa
TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:59 WIB

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis

Berita Terbaru

error: Content is protected !!