Investasi Rp600 Miliar, Amsakar Groundbreaking SWRO Kabil Dukung Ekspansi Data Centre Batam

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 624

BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menghadiri groundbreaking pembangunan fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil di kawasan Kabil, Batam, Kamis (5/11/2026).

Proyek yang digarap Citramas Group tersebut menelan investasi tahap pertama sebesar USD 32,8 juta atau setara sekitar Rp600 miliar. Pembangunan fasilitas pengolahan air laut menjadi air bersih ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan air bagi pengembangan industri dan investasi, khususnya sektor Data Centre di Batam.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil direncanakan berlangsung dalam dua tahap. Pada tahap pertama, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi 300 liter per detik (lps). Selanjutnya, tahap kedua akan menambah kapasitas sebesar 400 lps sehingga total kapasitas produksi mencapai 700 lps.

Menurut Amsakar, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan industri, terutama pengembangan Data Centre dan kawasan industri terintegrasi.

Ia menilai investasi tersebut tidak hanya mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap prospek Batam, tetapi juga menunjukkan kontribusi sektor swasta dalam memperkuat infrastruktur dasar kawasan investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap pembangunan SWRO Kabil dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Menurutnya, kepastian ketersediaan air menjadi bagian penting dalam memberikan kepercayaan kepada investor untuk mengembangkan kegiatan usahanya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Selama ini, kebutuhan air bersih untuk Kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) juga didukung embung mandiri milik Citramas Group di kawasan Kabil. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 5.200 meter kubik per hari atau setara 60,2 lps.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group juga tengah mempercepat pembangunan embung baru di kawasan Nongsa Digital Park. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air seiring berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan tersebut.

Sementara itu, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, mengatakan pihaknya memahami bahwa keberhasilan pengembangan Data Centre sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal, termasuk pasokan air.

Karena itu, pembangunan SWRO Kabil menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan kebutuhan air bagi pertumbuhan industri digital dapat terpenuhi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael.

Ia menjelaskan, Citramas Group telah mengelola suplai air bersih secara mandiri untuk kebutuhan kawasan Kabil dan Nongsa sejak 1992 melalui embung seluas empat hektare di kawasan Kabil.

Saat ini, produksi air bersih mencapai 5.200 meter kubik per hari atau sekitar 60,2 lps. Pada awal 2027, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat menjadi 10.000 meter kubik per hari atau setara 115,74 lps.

Peningkatan kapasitas itu dilakukan melalui penambahan embung baru di Nongsa serta pengolahan kembali air limbah industri.

Michael juga mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi dan pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut. Ia berharap pembangunan SWRO Kabil berjalan lancar dan dapat beroperasi sesuai target yang telah ditetapkan.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, pembangunan SWRO Kabil diharapkan memperkuat ketahanan pasokan air, meningkatkan kepastian investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Batam.

Berita Terkait

Rakernas dan Pelantikan Pengurus DPP Sukses, PJS Apresiasi Pemprov Kepri dan BP Batam
Rakernas III PJS Batam Sukses Digelar, Budiono Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Swasta
Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen
“Rakernas III PJS Sukses, Pulau Mas Kawin Jadi Saksi Bahagia Ketum Mahmud Marhaba dan Wina”
Perkuat Sinergi Antarinstansi, Imigrasi Batam Sosialisasikan Aplikasi Layanan Data Keimigrasian
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam
Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:10 WIB

Rakernas dan Pelantikan Pengurus DPP Sukses, PJS Apresiasi Pemprov Kepri dan BP Batam

Minggu, 8 November 2026 - 15:13 WIB

Rakernas III PJS Batam Sukses Digelar, Budiono Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Swasta

Minggu, 8 November 2026 - 14:27 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

Sabtu, 7 November 2026 - 13:02 WIB

“Rakernas III PJS Sukses, Pulau Mas Kawin Jadi Saksi Bahagia Ketum Mahmud Marhaba dan Wina”

Jumat, 6 November 2026 - 10:58 WIB

Perkuat Sinergi Antarinstansi, Imigrasi Batam Sosialisasikan Aplikasi Layanan Data Keimigrasian

Berita Terbaru