
Anambas, lancangkuningnews.com – Suhu politik di Kepulauan Riau semakin memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Para pendukung pasangan calon terus berupaya mempromosikan jagoan mereka untuk memenangkan pemilihan dan menjadi pemimpin daerah.
Salah satu langkah mencolok datang dari Gusdi Munandar, seorang anak asli Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas. Gusdi, yang selama lebih dari 10 tahun bekerja sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemda Anambas, memutuskan untuk mengundurkan diri demi mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, H. Muhammad Rudi dan H. Aunur Rafiq, yang dikenal dengan sebutan “Rudi-Rafiq (RR)”.
Keputusan Gusdi ini muncul setelah KPU Provinsi Kepri menetapkan Rudi-Rafiq sebagai pasangan calon dengan nomor urut 02. Dukungan Gusdi terhadap paslon tersebut gencar disosialisasikan melalui media sosial.
“Saya sudah berpikir matang untuk berhenti dari PTT. Ini keputusan yang telah saya diskusikan dengan keluarga. Saya mundur agar tidak ada persoalan di kemudian hari, sehingga saya bisa fokus mendukung Rudi-Rafiq dan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Wan Zuhendra dan Amat Yani,” ujar Gusdi saat ditemui pada Jumat (27/9/2024).
Gusdi mengungkapkan, alasannya mundur dari PTT sepenuhnya didorong oleh keinginan melihat pasangan Rudi-Rafiq memenangkan Pilkada. Selain itu, ia juga mendukung penuh Wan Zuhendra dan Amat Yani dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas.
“Saya yakin Rudi-Rafiq akan menang, begitu juga dengan Wan Zuhendra dan Amat Yani. Mereka memiliki dukungan kuat dari masyarakat Kepri,” tambahnya.
Gusdi dikenal sebagai pekerja keras dan memiliki peran penting dalam mempromosikan pariwisata Anambas, baik kepada wisatawan lokal maupun internasional. Usahanya untuk mengenalkan Anambas hingga ke mancanegara mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Ia pun berharap masyarakat Anambas dapat bersatu mendukung Rudi-Rafiq serta Wan Zuhendra-Amat Yani dalam Pilkada tahun ini. “Mari bersama-sama buat perubahan untuk negeri kita,tutup Gusdi. (FD)















