PWI Kepri Dukung Penuh JMSI dalam Memerangi TPPO di Kalangan Pelajar

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, mendukung penuh langkah yang dilakukan Jaringan Media Siber Indonesa (JMSI) Kepri dalam upaya memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kalangan para pelajar.

Langkah tersebut dinilainya PWI Kepri, sangat bagus dalam upaya memerangi TPPO dikalangan generasi muda terutama terhadap para pelajar.

Demikian dikatakan Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani saat bersilaturahmi bersama Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna, Sabtu 8 November 2025.

Saat silaturahmi tersebut juga dibahas juga rencana JMSI Kepri akan meluncuran buku ‘Tolak Jadi Korban TPPO’ yang akan dijadikan edukasi para pelajar di sekolah di Kepri.

Rencananya peluncuran buku tersebut pada 2 Desember 2025 di One Batam Mall sebanyak 1.000 eksemplar yang akan disebarkan luaskan ke sekolah-sekolah di Kepri.

Pria disapa Cak Iban ini menilai, bahwa langkah JMSI Kepri dalam memerangi TPPO sangat tepat terhadap para pelajar.

Karena meang pelajar sendiri kata dia, sangat rentan terkena kasus TPPO ini.

“Langkah JMSI Kepri sudah tepat, karena nantinya para pelajar ini sebagai ujung tombak dalam mensosalisasikan cara memerangi TPPO di sekolah.

Makanya pada saat JMSI Kepri mengadakan lomba menulis di kalangan pelajar, PWI Kepri turut ikut berperan menjadi salah satu juri.

Dengan harapan nantinya tidak ada lagii kasus TPPO dikalangan pelajar,” harap Cak Iban.

Seraya ia menegaskan bahwa kegiatan ini harus terus bekelanjutan dan perlu mendapat dukungan semua pihak, terutama peran aktif dari instansi terkait.

Sementara Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna pada kesempatan itu mengatakan, bahwa isi dari buku tersebut selain memuat kegiatan sosialisasi TPPO dilakukan JMSI Kepri bersamma instansi terkait.

Juga sebagai literasi dan edukasi langkah-langkah para pelajar dalam memerangi TPPO.

Eddy mengajak semua pihak bersama-sama memerangi TPPO ini dan terus berlanjut.

Minimal kata dia, bisa mengurangi terjadinya kasus TPPO di Provinsi Kepri,, khusus di Kota Batam.

“Harapan kita, Provinsi Kepri nantinya bisa zero kasus TPPO dikalangan generasi muda.

Pada kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih atas respon Polda, Imigrasi, BP3MI, PLN Batam , dan pemerintah daerah telah menggandeng JMSI Kepri.

Yang selama ini bersama-sama turun ke sekolah mensosialisasikan upaya memerangi TPPO di kalangn pelajar di Kepri ini,” pungkas Eddy.***

Berita Terkait

DPR RI dan Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan
HUT Anambas ke-18, Bupati Aneng Apresiasi Komitmen Kecamatan Siantan Dukung Pendidikan
Wujudkan Anambas Kondusif, Polres Anambas Gaungkan Sabuk Kamtibmas 2026
Titiek Soeharto Soroti Keberhasilan Nusakambangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm
Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas
Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik
Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

DPR RI dan Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:51 WIB

HUT Anambas ke-18, Bupati Aneng Apresiasi Komitmen Kecamatan Siantan Dukung Pendidikan

Senin, 22 Juni 2026 - 15:57 WIB

Wujudkan Anambas Kondusif, Polres Anambas Gaungkan Sabuk Kamtibmas 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:48 WIB

Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:53 WIB

Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas

Berita Terbaru

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama (dok/photo)

Pilihan Editor

Jaga Fasilitas Publik, Cegah Risiko dan Lindungi Keselamatan Bersama

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:44 WIB

error: Content is protected !!