Proyek Rp27,5 Miliar Pembangunan Pasar Loka Tarempa Terhenti, Kontrak Diputus BPPW Kepri, Publik Pertanyakan Transparansi

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 645

Anambas, Lancangkuningnews.com – Proyek pembangunan Pasar Loka Tarempa yang menelan anggaran besar mencapai Rp27,5 miliar kini terancam gagal dan menjadi sorotan tajam masyarakat. Setelah berjalan selama tujuh bulan, proyek yang berada di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepulauan Riau itu kini mandek total.

Pantauan di lapangan pada Minggu (2/11/2025) menunjukkan kondisi memprihatinkan. Material bangunan berserakan di sekitar lokasi, sementara seluruh aktivitas pekerjaan telah berhenti total. Progres pembangunan bahkan diperkirakan baru mencapai sekitar 7 persen, jauh dari target yang diharapkan.

Proyek yang digadang-gadang akan menjadi ikon ekonomi baru masyarakat Anambas itu awalnya diharapkan mampu mendorong aktivitas perdagangan lokal yang lebih modern dan tertata. Namun, harapan itu kini seakan sirna setelah kontrak kerja antara BPPW Kepri dan kontraktor pelaksana, PT Triderrick Sumber Makmur – PT Samudera Anugerah Indah Permai (KSO) resmi diputus.

Menurut sumber terpercaya di lingkungan proyek, pemutusan kontrak dilakukan karena pihak kontraktor dinilai gagal memenuhi kewajiban sesuai kesepakatan dalam kontrak, baik dari segi waktu maupun mutu pekerjaan.Sejak beberapa pekan yang lalu memang sudah tidak ada aktivitas di lokasi. Informasinya, kontraknya sudah diputus karena progresnya sangat lambat,” ungkap sumber tersebut.

Langkah pemutusan kontrak oleh BPPW Kepri ini justru menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Warga menilai tidak ada keterbukaan informasi terkait tanggal pasti pemutusan kontrak, sisa anggaran, hingga rencana tindak lanjut terhadap proyek yang terhenti tersebut.

Sejumlah warga Tarempa berharap agar pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan memastikan keberlanjutan proyek vital ini. “Sayang sekali kalau dibiarkan terbengkalai. Ini kan proyek besar, mestinya diawasi ketat,” ujar salah satu warga Tarempa yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPPW Kepri, Riduan Kristian Manik yang juga sebagai Kasatker, hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak kami melalui sambungan telepon maupun pesan singkat tidak mendapat respons.

Sikap bungkam dari pihak BPPW Kepri dinilai mencerminkan buruknya transparansi pengelolaan proyek pemerintah yang seharusnya dapat diakses publik. Minimnya pengawasan dan komunikasi juga memperburuk citra pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah, terutama yang menggunakan dana negara dalam jumlah besar.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media Lancangkuningnews masih berupaya untuk mengkonfirmasi langsung ke kantor BPPW Kepri di Batam guna memperoleh kejelasan lebih lanjut terkait pemutusan kontrak, progres fisik terakhir, serta langkah yang akan diambil pemerintah terhadap proyek mangkrak tersebut.

Publik kini menanti kejelasan dan tanggung jawab pemerintah atas proyek senilai puluhan miliar rupiah itu, agar tidak menjadi monumen kegagalan pembangunan di Kepulauan Anambas.


Reporter: Fn
Editor: Redaksi Lancangkuningnews

Berita Terkait

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 18:57 WIB

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 17:11 WIB

BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu

Berita Terbaru

Informasi Gangguan PLN Batam (dok/photo)

Batam

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:57 WIB

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!