Nelayan Air Putih Keluhkan Aktivitas Alat Berat di Laut, Terumbu Karang dan Hutan Bakau Rusak

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 639

Anambas, lancangkuningnews.com – Sejumlah nelayan di Desa Air Putih, Kecamatan Siantan Timur, kecewa dengan aktivitas alat berat ekskavator milik CV Adhy Tama yang turun ke laut untuk memobilisasi breaker (alat pemecah batu) ke darat, Selasa (18/2/2025).

Mereka menilai penggunaan alat berat tersebut merusak terumbu karang dan menghancurkan hutan bakau, yang menjadi habitat penting bagi ekosistem laut dan sumber penghidupan nelayan.

Samsul, warga setempat, menyesalkan tindakan itu karena dianggap mengabaikan nasib nelayan. “Ini membunuh ribuan habitat laut. Karang yang menjadi tempat kami mencari nafkah hancur akibat dikeruk alat berat. Hutan bakau juga ikut dilibas,” ujarnya.

Selain kerusakan lingkungan, Samsul juga mengungkapkan bahwa aktivitas itu berdampak langsung pada kehidupan warga. “Lahan yang kami gunakan untuk sandar pompong dan memuat hasil kebun ke Terempa kini tak bisa dipakai lagi. Padahal, mereka tidak meminta izin kepada kami,” tambahnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Desa Air Putih, Julmasa, berharap pihak berwenang segera turun tangan. “Kami sudah melaporkan ini ke PSDKP Anambas. Kerusakan terumbu karang berdampak pada berkurangnya populasi ikan dan sangat mempengaruhi mata pencaharian nelayan. Kami berharap kasus ini segera diusut tuntas,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Adhy Tama belum memberikan tanggapan terkait tudingan warga. (FD)

Berita Terkait

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siantan, R Diamankan Polisi di Tarempa

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 18:57 WIB

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis

Jumat, 18 September 2026 - 19:18 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Berita Terbaru

Informasi Gangguan PLN Batam (dok/photo)

Batam

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:57 WIB

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!