Lindungi Satwa Laut, LKKPN Riau Wilayah Anambas Gelar Sosialisasi Cegah Perburuan dan Perdagangan Penyu dari Kepunahan

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 650

Anambas, Lancangkuningnews.com – Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru melalui Wilayah Kerja (Wilker) Anambas kembali menggiatkan upaya perlindungan satwa laut dengan menggelar sosialisasi pencegahan perburuan dan perdagangan penyu di sejumlah titik strategis di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kegiatan ini digelar sebagai respons atas masih maraknya pengambilan, penjualan, dan konsumsi telur penyu oleh masyarakat setempat.

“Fakta di lapangan menunjukkan praktik ini masih terjadi. Karena itu kami terus melakukan sosialisasi secara masif,” ujar Koordinator Wilker Anambas, Leonard Simbolon, Selasa (8/7/2025).

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya melindungi penyu sebagai satwa dilindungi berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yang menggantikan UU No. 5 Tahun 1990. Undang-undang ini menegaskan sanksi berat bagi pelaku perburuan dan perdagangan ilegal satwa dilindungi.

Kegiatan sosialisasi menyasar lokasi-lokasi dengan aktivitas masyarakat tinggi seperti Pasar Ikan Tarempa Barat, Pelabuhan Nelayan Tarempa Barat, Pasar Inpres Tarempa, hingga sejumlah kedai kopi di Tarempa dan Tarempa Barat. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai pedagang, pembeli, hingga masyarakat umum.

“Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kelestarian penyu adalah tanggung jawab bersama. Jangan ada lagi yang mengambil atau mengkonsumsi telur penyu,” tegas Leonard.

Sosialisasi serupa juga direncanakan di wilayah lain seperti Letung, Jemaja, dan desa-desa pesisir lainnya dengan pendekatan langsung ke masyarakat. Leonard juga mengimbau warga untuk tidak memelihara, memperdagangkan, atau mengambil telur penyu. Jika menemukan penyu terluka atau terjebak jaring, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang, termasuk LKKPN Wilker Anambas.

“Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, konservasi penyu di Anambas dapat terjaga. Anak cucu kita berhak menyaksikan keindahan penyu di laut kita,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor seperti Polair Anambas, LANAL Tarempa, Dinas DP3, dan PSDKP Anambas yang berkomitmen bersama melindungi warisan laut Anambas dari kepunahan. (FD)


Berita Terkait

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa
TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:59 WIB

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 19:08 WIB

Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis

Berita Terbaru

error: Content is protected !!