Ketua LPMD Kuala Maras, Keluhkan Dampak Pembangunan Pelabuhan Sri Tumpang

Minggu, 4 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 657

Anambas, lancangkuningnews.com – Pembangunan Pelabuhan Letung tahap II yang berlokasi di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, mulai dikerjakan. Namun, proyek ini menuai keluhan dari masyarakat setempat.

Ketua LPMD Suferi menyatakan bahwa penimbunan pasir di laut tanpa pemasangan batu miring telah membuat air menjadi keruh, mengganggu aktivitas para nelayan. “Pasir timbunan jatuh ke laut dan menyebabkan air keruh, sehingga para nelayan kesulitan mencari ikan,” ujar Suferi.

Selain nelayan, masyarakat yang mencari ikan gurita juga mengalami kesulitan akibat pasir tahan liat kuning yang ditimbun. Aktivitas pekerjaan penimbunan yang telah berlangsung beberapa hari ini terus mengangkut material hasil kerukan tanah dan membuangnya ke laut, mengganggu kehidupan laut dan biota sekitarnya.

Suferi menekankan pentingnya perhatian dari pihak perusahaan, pemerintah, dan pengawas proyek agar meninjau kembali metode penimbunan untuk menghindari dampak buruk bagi para nelayan kecil. “Kami berharap ada solusi yang mendukung perkembangan daerah tanpa mengorbankan mata pencaharian dan kualitas lingkungan,” jelasnya.

Pengamatan di lapangan menunjukkan air laut sangat keruh akibat penimbunan tersebut. Seharusnya penimbunan dilakukan setelah pemasangan batu miring, namun yang terjadi sebaliknya, menyebabkan keruhnya air laut dan terhambatnya aktivitas nelayan di wilayah pelabuhan.

Proyek ini dimiliki oleh Kementerian Perhubungan dengan kontraktor pelaksana PT. Samudra Anugrah Indah Permai dan konsultan supervisi PT. Priangan Raya Utama. Sumber dana proyek berasal dari APBN dengan nilai kontrak sebesar Rp. 31.186.293.503 dan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender.(FD)

Berita Terkait

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat
Listrik Batam Pulih, BP Batam Kawal Normalisasi Layanan dan Aktivitas Ekonomi
Organisasi PJS Siapkan Agenda Nasional di Batam, 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian
Bupati Aneng Hadiri HUT ke-81 TNI di Lanal Tarempa
Amsakar: Pembangunan Batam Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:39 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Listrik Batam Pulih, BP Batam Kawal Normalisasi Layanan dan Aktivitas Ekonomi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Organisasi PJS Siapkan Agenda Nasional di Batam, 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:20 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Berita Terbaru