Kapal Nelayan KM Melati Indah Tenggelam di Perairan Lingga, Seluruh Kru Selamat

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 602

Lingga, Lancangkuningnews.com – Kapal nelayan tradisional KM Melati Indah nyaris tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Tanjung Nyang, Kabupaten Lingga, pada Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Kota Tanjungpinang, Fazzli, mengungkapkan bahwa kapal mulai mengalami kebocoran pada bagian bawah mesin sekitar pukul 07.00 WIB. Kru kapal berusaha mengatasi air yang masuk, namun cuaca buruk dengan hujan deras dan ombak besar semakin memperparah kondisi kapal.

Setelah berjuang hingga pukul 22.00 WIB, air semakin banyak masuk hingga akhirnya kapal terbelah dua dan tenggelam. Kapal dengan kapasitas 15 ton ini dalam keadaan kosong, berlayar dari Pelabuhan Tanjungpinang menuju Berau, Kalimantan Timur.

Kru Kapal Selamat Berkat Bantuan TB Bintan Kharisma 6

Beruntung, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan oleh kapal TB Bintan Kharisma 6, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat ini, kapal TB bersama enam kru KM Melati Indah berlindung sementara di Pulau Lingga, karena gelombang tinggi tidak memungkinkan mereka melanjutkan perjalanan ke PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI), Kabupaten Bintan.

“Kapal TB Bintan Kharisma 6 diperkirakan baru bisa bergerak menuju PT BAI pada 1-2 Februari 2025, tergantung kondisi cuaca,” ujar Fazzli.

Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Identitas Kru KM Melati Indah yang Selamat

  1. M. Azis, laki-laki, nakhoda, asal Nipah Panjang, Jambi
  2. Romi Yahya, laki-laki, KKM, asal Nipah Panjang, Jambi
  3. Surip, laki-laki, kru, asal Galang Baru, Batam
  4. M. Syarif, laki-laki, kru, asal Bengkong Laut, Batam
  5. Abunawas, laki-laki, kru, asal Pangkep, Sulawesi Selatan
  6. Herman, laki-laki, koki, asal Bakauheni, Lampung Selatan

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi nelayan dan pelaut untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca buruk yang masih terjadi di perairan Kepulauan Riau.

Berita Terkait

Kejari Anambas Edukasi Siswa SDN 001 Tarempa, Bangun Generasi Sadar Hukum Sejak Dini
Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Satlantas Anambas Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga
Bupati Aneng Tutup Rangkaian Kegiatan dengan Senam Yel-Yel, Pererat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026
Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat
Bangun Persatuan Lewat Olahraga, Wakil Bupati Anambas Tutup Open Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Kejari Anambas Edukasi Siswa SDN 001 Tarempa, Bangun Generasi Sadar Hukum Sejak Dini

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Satlantas Anambas Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Bupati Aneng Tutup Rangkaian Kegiatan dengan Senam Yel-Yel, Pererat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Siapkan Putra-Putri Terbaik, Bupati Anambas Buka Diklat Calon Paskibraka 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Nyanyang Haris Pratamura, Jalan Santai Jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Warga Kepri

Berita Terbaru

error: Content is protected !!