Anambas, Lancangkuningnews.com – Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Anambas, Indra Syahputra, bersama Ketua Pemuda Pancasila Anambas, Arpandi, melayangkan kritik tajam kepada PT Rempang Sejahtera Bahari, perusahaan operator kapal MV. VOC dan Seven Star.
Kritik tersebut disampaikan terkait minimnya fasilitas bagi pasien rujukan dari RSUD Anambas yang harus menempuh perjalanan laut selama 6 jam menuju Batam atau Tanjungpinang. Pembahasan itu di sebuah kedai kopi di Tarempa (13/5/2025)
“Selama 15 tahun beroperasi, tidak ada inisiatif sedikit pun untuk menyediakan ruangan khusus bagi pasien rujukan. Ini sangat mengecewakan,” ujar Indra saat ditemui di salah satu kedai kopi di Tarempa, Selasa (13/5/2025).
Menurut Indra, kurangnya kepedulian sosial pihak perusahaan mencerminkan ketidakpekaan terhadap kondisi warga Anambas yang sedang dalam perawatan.
Hal senada disampaikan Arpandi. Ia menilai operasional kapal hanya berorientasi pada keuntungan tanpa memperhatikan aspek kemanusiaan.
“Kami minta PT Rempang Sejahtera Bahari menyediakan ruang tersendiri bagi pasien rujukan. Jika tidak dipenuhi, kami akan menolak operasional MV. VOC dan Seven Star di wilayah Anambas,” tegasnya.
Keduanya sepakat bahwa yang dibutuhkan bukan fasilitas mewah, cukup ruangan tertutup dengan ventilasi, tempat tidur sederhana, atau sekat privasi yang layak.
“Ini bukan tuntutan berlebihan, tapi hak dasar warga yang sedang berjuang untuk sembuh. Kalau PT Rempang Sejahtera Bahari ingin tetap disebut bagian dari pelayanan publik, mereka wajib mempertimbangkan ini,” tutup Indra. (FD)















