Kadinkes Inhil, Jalur Damai Kembalikan Kepercayaan Diri Nakes

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 670

lancangkuningnews.com. Inhil – Setelah ditempuh jalur damai, Puskemas Gajah Mada dan Pasien dari keluarga K mendapatkan apresiasi dari dinas kesehatan Inhil.

Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri SKM., MKL menyebutkan jalur damai yang dilakukan oleh kedua belah pihak merupakan solusi yang tepat untuk semuanya karena dinilai sudah memahami permasalahan satu sama lain.

Katanya pula, dengan mediasi yang dilakukan kemarin membuat kepercayaan diri tenaga kesehatan kembali pulih meski kemarin sempat sedikit mengalami trauma karena sempat menjadi perbincangan publik.

“Kita mengapresiasi mediasi kemaren yang mengambil kesimpulan untuk damai. Dari hasil tersebut membuat kepercayaan diri tenaga kesehatan kembali pulih,” ujarnya.

Rahmi mengatakan, ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika di luar dugaan yang terjadi, bisa-bisa tenaga kesehatan di Inhil akan kaku dalam menjalankan tugasnya.

“Kondisi yang terjadi kemarin adalah darurat, dimana anaknya sudah dinyatakan meninggal terlebih dahulu di dalam kandungan sementara ibunya juga harus segera diselamatkan, maka dari itu bidan kita harus berpikir cepat untuk keselamatan pasien yang masih hidup,” jelasnya.

“Ya kita bersyukur dengan jalur damai ini, saya tidak bisa membayangkan jika saja tenaga kesehatan kita diperkarakan lantaran karena kondisi mau menolong, bisa-bisa kaku bidan se Inhil untuk mengambil tindakan,” ujarnya.

“Untuk kondisi janin yang sempat viral ternyata mengalami Hidrosefalus sehingga menghambat pada proses persalinan yang dilakukan bidan tersebut. Seharusnya ibu dirujuk ke RSUD, namun saat sampai di Puskesmas ibu sudah tidak bisa menahan kontraksi His yang berulang dan tanda kelahiran tidak bisa dihentikan, bidan melakukan pertolongan dan sempat menanyakan kartu dan indentitas pemeriksaan selama kehamilan yang tidak dibawa pada saat itu. Bidan semaksimal mungkin melakukan pertolongan dan tidak mengetahui bayi Hidrosefalus,” jelasnya. 

Rahmi berharap dengan kejadian ini bisa menjadi pembelajaran ke depan, dan meminta kepada masyarakat agar selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi proses persalinan.

“Menghadapi proses persalinan serta selalu terbuka menyanpaikan kepada dr, bidan petugas kesehatan tentang riwayat penyakit yang dialami sehingga memudahkan dalam memberikan layanan kesehatan,” imbuhnya. (Adv/Dinkes Inhil)

Berita Terkait

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat
Listrik Batam Pulih, BP Batam Kawal Normalisasi Layanan dan Aktivitas Ekonomi
Organisasi PJS Siapkan Agenda Nasional di Batam, 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian
Bupati Aneng Hadiri HUT ke-81 TNI di Lanal Tarempa
Amsakar: Pembangunan Batam Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:39 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Listrik Batam Pulih, BP Batam Kawal Normalisasi Layanan dan Aktivitas Ekonomi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Organisasi PJS Siapkan Agenda Nasional di Batam, 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:20 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Berita Terbaru