Kabupaten Kayong Utara Tunjukkan Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi, PSN di Pulau Penebang jadi Penggerak Perekonomian

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 643

Kayong Utara,lancangkuningnews.com – Proyek Strategi Nasional (PSN) di Pulau Penebang memberikan kontribusi nyata pada kenaikan tren positif pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kayong Utara.

‎PSN di Pulau Penebang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah dan berhasil  mengerek perekonomian Kabupaten Kayong Utara hingga 5,89 persen di tahun 2025.

‎Data tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara Romi Wijaya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Jumat, 10 April 2026.

Pada forum itu, Romi menegaskan pentingnya sinergi perencanaan pembangunan daerah dengan agenda pembangunan nasional dan provinsi.

‎“Pertumbuhan ekonomi Kayong Utara mengalami kenaikan signifikan dimana pada tahun 2025 mencatatkan angka pertumbuhan sebesar 5,89 persen, yang juga sekaligus merupakan pertumbuhan tertinggi sepanjang lima tahun terakhir,” ujar Romi disaksikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, unsur pimpinan daerah, dan perwakilan masyarakat.

‎“Keberadaan Proyek Strategis Nasional di Pulau Penebang berkontribusi pada pencapaian angka pertumbuhan ini,” imbuhnya.

‎Kawasan Industri Pulau Penebang untuk Pertumbuhan Ekonomi Tinggi dan Berkualitas

‎Lebih lanjut, untuk Romi menargetkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kayong Utara diharapkan tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan merata, terutama pada sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata.

‎Sektor-sektor tersebut, ke depannya dinilai memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja dan penurunan angka kemiskinan.

‎Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara sendiri dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama.

‎KIPP merupakan pusat pengolahan dan pemurnian bijih bauksit untuk produksi alumina dan aluminium yang terintegrasi dan berkelanjutan.

‎Angka Kemiskinan Turun karena Pertumbuhan Ekonomi

‎Data menunjukkan angka kemiskinan di Kayong Utara mengalami penurunan dari 9,56 persen pada tahun 2020 menjadi 8,75 persen pada tahun 2025.

‎Kondisi ini menjadi indikator bahwa pertumbuhan ekonomi mulai memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, Romi menyatakan, Pemkab Kayong Utara juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

‎Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kayong Utara masih berada di bawah rata-rata provinsi, namun meningkat dari 62,66 poin pada 2019 menjadi 67,60 poin pada 2025.

‎Di sisi lain, tantangan fiskal masih menjadi perhatian mengingat struktur pendapatan daerah yang masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat dan provinsi hingga mencapai 95 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru berkontribusi sekitar 5 persen, sehingga diperlukan terobosan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

‎Menutup sambutannya, Bupati Romi mengajak seluruh pemangku kepentingan lebih cermat merancang program pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

‎“Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan dalam merumuskan, merancang dan mengimplementasikan program dan kegiatan yang optimal,” tegasnya. (Bill)

Berita Terkait

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak
Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam
Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan
Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen
Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat
Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:18 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Selasa, 15 September 2026 - 15:48 WIB

Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak

Senin, 14 September 2026 - 12:59 WIB

Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan

Minggu, 13 September 2026 - 18:52 WIB

Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!