Anambas, Lancangkuningnews.com – Masyarakat Kepulauan Anambas dihebohkan dengan beredarnya video viral di media sosial Facebook yang memperlihatkan sebuah tiang listrik PLN berdiri tepat di tengah jalan yang baru dibangun di Desa Batu Belah. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Batu Belah, Babandi, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut menggunakan Dana Desa dan pihaknya telah berupaya menyelesaikan persoalan tiang listrik sebelum pengerjaan dimulai.
“Pada 27 Oktober 2025, kami sudah mengirim surat resmi ke PLN untuk meminta pemindahan tiang. Surat itu saya antar langsung ke kantor PLN Tarempa,” ujar Babandi.
Menurutnya, sekitar satu minggu setelah surat disampaikan, pihak PLN turun langsung ke lokasi. Namun, upaya pemindahan belum dapat dilakukan karena kondisi tiang yang tertanam sangat kokoh.
“Karena betonnya kuat, pihak PLN belum bisa memindahkan. Rencananya tiang akan dipotong, dan PLN akan kembali untuk memasang tiang baru yang disiapkan oleh desa,” jelasnya.
Babandi juga menerangkan bahwa jalan gang tersebut sebelumnya dibangun menggunakan dana kabupaten pada tahun 2014 dan hingga kini belum diserahkan secara resmi menjadi aset desa. Hal itu membuat pemerintah desa tidak berani melakukan pembongkaran atau penyesuaian secara sepihak.
“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Proses penyerahan hibah bangunan ke desa sedang dipersiapkan. Setelah resmi menjadi aset desa, jalan gang itu akan dipotong dan disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada,” tutup Babandi. (Fn)















