Hari Anak Nasional 2025 DP2KBP3A, Gelar Taja Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Anak

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHIL – Momentum Perayaan Hari Anak Nasional 2025, dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bersinergi dengan Forum Anak Inhil, taja Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak.

Berdasar laporan panitia sosialisasi sekaligus Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemenuhan Hak Anak DP2KBP3A, Siti Munziarni, yang menyebutkan kekhawatiran pemerintah daerah terhadap maraknya pernikahan usia anak yang terjadi di Inhil.

“Dari data yang kami himpun pada 2024, ada 167 kasus pernikahan usia anak yang diajukan, sementara untuk tahun 2025 ini dari awal tahun sampai Juli, anak laki-laki yang mengajukan pernikahan berjumlah 7 orang dan anak perempuan sebanyak 88 orang, ini belum termasuk yang menikah siri, maka angkanya akan lebih besar lagi. Inilah yang menjadi alasan kami mengadakan kegiatan sosialisasi pada hari ini, agar angka tersebut dapat berkurang ditahun mendatang,” ujar Siti Munziarni.

Pernikahan usia anak memiliki sejumlah dampak yang dijelaskan oleh Bunda PAUD Inhil diwakili Sekretaris Dinas P2KBP3A, Matzen.

“Tingginya kasus perceraian akibat pernikahan usia anak, gangguan kesehatan reproduksi, kasus Stunting, meningkatnya angka putus sekolah hingga memperparah kualitas pendidikan dan bertambahnya angka kemiskinan,” Sekretaris Dinas P2KBP3A menjelaskan.

Maka dari itu, Matzen membawa pesan Bunda PAUD Inhil mengajak semua pihak untuk bersinergi mencegah terjadinya pernikahan anak.

“Orangtua dan Guru dapat mendorong anak berkegiatan positif dan dibekali pengetahuan. Kami juga harapkan peran semua stakeholder untuk bahu membahu mencegah dampak dari pernikahan usia anak tersebut, ” lanjut Matzen.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (6/8) pagi di Gedung Wanita Tembilahan ini, diisi dengan penyerahan penghargaan kepada kecamatan yang memenangkan Lomba Video dalam Rangkaian Hari Anak. Juga dilaksanakan, pemberian tablet penambah darah oleh Kepala Dinas Kesehatan Inhil untuk peserta sosialisasi.

Usai rangkaian tersebut, dilanjutkan penyampaian materi sosialisasi oleh Dr. Ruhiat sebagai konselor bidang keagamaan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).

Berita Terkait

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari
Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah
Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan
Kronologi Polemik Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Diganti Peserta Lain Meski Dapat Nilai Tinggi
Oknum Pimpinan Ponpes di Buaran Pekalongan Diduga Cabuli Santriwati, Ditangkap Polisi saat Hari Raya Idul Adha
Insiden KRL Duri-Tangerang Mogok, Viral Penumpang Pilih Turun Paksa Meski Harus Melompat‎
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33 WIB

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:58 WIB

Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:46 WIB

Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:22 WIB

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!