Guru SMA Negeri 24 Tanjung Riau Tidak Mendengarkan Keluhan Orang Tua Murid, Kadisdik Kepri Diminta Tindak Lanjut

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 606

lancangkuningnews.com. Tanjung Riau – SMA Negeri 24 Tanjung Riau tengah menjadi sorotan sejumlah orang tua murid. Keluhan muncul terkait pengelolaannya seolah-olah sekolah dinilai seperti milik pribadi oleh segelintir guru karena memiliki kedekatan dengan Kepala Sekolah.

Seorang wali murid, Pak Budi, mengungkapkan kekhawatirannya setelah mengetahui bahwa anaknya sering pulang terlambat dari sekolah, meski kegiatan belajar-mengajar berakhir pada pukul 12 siang. “Anak saya sering pulang malam, masih memakai seragam sekolah, dan alasannya ada kegiatan di luar sekolah. Saya sebagai orang tua tentu merasa was-was,” ungkap Pak Budi.

Lebih lanjut, Pak Budi dan beberapa orang tua lainnya mengharapkan adanya informasi yang lebih transparan dari pihak sekolah, terutama melalui grup WhatsApp orang tua murid. Namun, menurut informasi yang diterima, seorang guru Ibu Sila yang bertindak sebagai admin grup WhatsApp tersebut , telah membatasi akses komunikasi hanya untuk admin. Hal ini menimbulkan kekecewaan karena keluhan dari para orang tua tidak dapat disampaikan dengan leluasa.

“Kami sangat menyayangkan sikap guru yang tidak merespons keluhan para orang tua. Seharusnya, masalah ini bisa diatasi dengan bijak oleh para guru yang tergabung dalam grup WhatsApp,” ujar salah satu orang tua yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya itu, beberapa informasi yang beredar dari beberapa guru menyebutkan adanya ketidakselarasan di internal sekolah, pengelopokan guru terjadi akibat adanya unsur kedekatan dengan kepala sekolah yang lainnya merasa tersingkir disamping itu diduga memiliki beking di Dinas Pendidikan Kepri sehingga tidak bisa dipindahkan.

Seiring dengan berbagai masalah ini, para orang tua berharap agar Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Pak Andi Agung, dapat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi di SMA Negeri 24. “Sudah lebih dari dua tahun Kepala Sekolah bertugas, dan kami merasa jabatannya perlu dipertimbangkan ulang,” tambah orang tua murid lainnya.

Para orang tua berharap agar komunikasi antara guru dan wali murid dapat berjalan dengan baik demi kebaikan siswa dan kelancaran kegiatan di sekolah. Mereka juga mendesak agar pihak Disdik Kepri segera melakukan evaluasi terhadap guru yang memiliki keterlibatan grup whatapp dapat memberikan solusi keluhan orang tua di SMA Negeri 24.(Red)

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini
Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa
DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar
Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau
Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval
Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketua Komisi III DPRD Anambas Hadiri Peresmian dan Sumpah Jabatan BPD Desa Air Bini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Rian Kurniawan Hadiri Pengucapan Sumpah Anggota BPD Lima Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08 WIB

DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval

Berita Terbaru

error: Content is protected !!