
Anambas, lancangkuningnews.com – Masyarakat Kepulauan Anambas kembali dikejutkan dengan penemuan kemasan teh China yang diduga berisi narkotika jenis sabu di pinggir pantai Pulau Seberang, Desa Liuk, Kecamatan Siantan Tengah, pada Sabtu (1/2/2025).
Bungkusan berwarna hijau bertuliskan CHINESE PIN WEI dengan kode A-168 itu pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar berinisial F. Saat itu, ia bersama temannya sedang mencari barang hanyut di sekitar pantai saat air laut surut.
Dari kejauhan, mereka melihat satu bungkus plastik hijau berukuran besar. Penasaran, F membawa bungkusan tersebut ke daratan dan menunjukkan kepada warga setempat yang sedang mengambil kelapa. Salah satu warga, Cecep Irawan, segera menghubungi Heru untuk melaporkan penemuan itu kepada Kepala Desa Liuk.
Setelah mendapat informasi, Kepala Desa Liuk langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Palmatak. Camat Siantan Tengah, Afrizal, membenarkan kejadian ini dan menyebut bahwa pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut.
“Kemarin kepolisian turun di Desa Liuk, sepertinya melakukan penyelidikan benda yang ditemukan warga,” ujar Afrizal, Minggu (2/2/2025).
Barang bukti kemudian diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Kepulauan Anambas, sementara saksi-saksi dimintai keterangan.
Penemuan Serupa di Anambas
Penemuan kemasan teh China yang diduga berisi sabu ini bukan yang pertama kali terjadi di Anambas. Pada 15 Januari 2025, warga Desa Pesisir Timur menemukan barang serupa, sementara warga Desa Nyamuk juga menemukan benda dengan ciri yang sama di Pantai Selat, Pulau Bajau, Kecamatan Siantan Timur.
Tak lama berselang, pada 19 Januari 2025, nelayan Desa Batu Belah kembali menemukan kemasan serupa di Pulau Mentalak, Kecamatan Siantan Timur.
Menanggapi penemuan terbaru ini, Kapolsek Palmatak langsung menghubungi Kasat Narkoba Polres Kepulauan Anambas, AKP SM. Simanjuntak. Pada pukul 17.30 WIB, tim dari Sat Narkoba tiba di Desa Liuk dan mengamankan barang bukti. Mereka juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan barang mencurigakan di kemudian hari.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul barang yang diduga berisi narkotika tersebut. (FD)















