Dasco Ungkap Danantara Masuk ke Perusahaan Ojol, Sebut Bakal Ada Penyesuaian Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR RI saat menerima audiensi bersama perwakilan serikat buruh pada Jumat, 1 Mei 2026. (YouTube/DPR RI)

DPR RI saat menerima audiensi bersama perwakilan serikat buruh pada Jumat, 1 Mei 2026. (YouTube/DPR RI)

Jakarta Pusat,lancangkuningnews.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa ada penurunan biaya yang diambil oleh pihak aplikator ojek online (ojol).

‎Hal tersebut disampaikan oleh Dasco dalam audiensi yang dilakukan bersama perwakilan serikat buruh di Kompleks DPR dalam peringatan May Day 2026 pada Jumat, 1 Mei 2026.

‎Selain penurunan biaya aplikator, Dasco juga merespons tentang tuntutan perubahan status dari mitra menjadi karyawan bagi pengemudi ojol.

Kebijakan Potongan Aplikator

‎Dasco menyebut bahwa saat ini, pemerintah sudah masuk ke perusahaan aplikator, sehingga ada kebijakan yang disesuaikan dengan perlahan.

‎“Aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain,” ucap Dasco di hadapan para buruh di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026.

‎Ia memastikan bahwa langkah pertama yang diambil dan diumumkan adalah penurunan potongan biaya aplikator menjadi 8 persen.

‎“Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10 persen, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,” lanjutnya.

Status Hubungan Kerja Pengemudi Ojol

‎Sebelumnya, perwakilan dari aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) mengutarakan desakan agar pemerintah mengubah status pengemudi ojol dari mitra menjadi pekerja tetap.

“Secara umum kami di serikat buruh bersepakat untuk bagaimana pemerintah itu menetapkan statusnya menjadi pekerja, jadi supaya tidak mitra. Karena kalau mitra yang kita tahu selama ini ya masih secara sepihak ditentukan oleh pihak aplikator,” ujar perwakilan aliansi Gebrak saat rapat audiensi.

‎Dasco lantas merespons dengan mengatakan bahwa saat ini masih dalam tahap simulasi dan kajian.

‎Namun, ia meyakinkan bahwa ada pembahasan yang telah dilakukan dan mengajak organisasi dari ojol untuk ikut berdiskusi.

‎“Nah, tadi pembahasan-pembahasan mengenai apakah kemudian jadi pekerja, jadi mitra, itu masih disimulasikan,” kata Dasco.

“Nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembug karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham, gitu,” jelasnya. (Bill)

Berita Terkait

Maxim Perkuat Komitmen Dukung Pelaku Usaha Lokal dan Perekonomian Daerah
JMSI: Masyarakat Pers Asia Perlu Bangun Narasi yang Otentik
Menuju Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Edukatif bagi Anak Indonesia
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan
Kronologi Polemik Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Diganti Peserta Lain Meski Dapat Nilai Tinggi
Oknum Pimpinan Ponpes di Buaran Pekalongan Diduga Cabuli Santriwati, Ditangkap Polisi saat Hari Raya Idul Adha
Insiden KRL Duri-Tangerang Mogok, Viral Penumpang Pilih Turun Paksa Meski Harus Melompat‎
Viral Sapi Kurban Nimbrung di Acara Pernikahan, Acak-acak Kursi hingga Naik ke Pelaminan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

Maxim Perkuat Komitmen Dukung Pelaku Usaha Lokal dan Perekonomian Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:37 WIB

JMSI: Masyarakat Pers Asia Perlu Bangun Narasi yang Otentik

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:29 WIB

Menuju Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Edukatif bagi Anak Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:22 WIB

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:17 WIB

Kronologi Polemik Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Diganti Peserta Lain Meski Dapat Nilai Tinggi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!