
Anambas, Lancangkuningnews.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Anambas menyebabkan fenomena pasang air laut atau banjir rob disertai ombak tinggi dan angin kencang pada Minggu malam (12/1/2025). Dampak dari kejadian ini, satu rumah warga di Desa Impol, Kecamatan Jemaja Barat, ambruk, sementara 18 rumah lainnya terendam air.
Kepala Desa Impol, Yurnalis, membenarkan peristiwa tersebut. “Fenomena pasang air laut disertai ombak tinggi dan angin kencang beberapa hari lalu membuat satu rumah warga ambruk dan 18 rumah lainnya terendam air,” ungkapnya, Rabu (15/1/2025).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama warga setempat telah mengevakuasi barang-barang milik Muslim, pemilik rumah yang ambruk. “Kami berupaya menyelamatkan barang-barang seperti seng, papan, dan alat lain yang masih bisa digunakan. Namun, rumah tersebut sudah tidak dapat dihuni lagi,” jelas Yurnalis.
Kades Yurnalis juga menyampaikan pesan kepada Muslim agar tetap tabah menghadapi musibah ini. “Saya harap Pak Muslim bersabar. Ini adalah ujian dari Allah, semoga ada hikmah yang bisa diambil dari kejadian ini,” tutupnya.
Saat ini, warga yang terdampak banjir rob masih menunggu bantuan lebih lanjut dari pemerintah daerah. Cuaca ekstrem di wilayah pesisir Anambas diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Berita ini disajikan dengan gaya yang mudah dibaca dan jelas untuk memudahkan masyarakat dalam memahami kondisi terkini di Anambas.















