Anambas, Lancangkuningnews.com — Aksi cepat tanggap kembali diperlihatkan oleh Tim Penyelamat Damkar Kabupaten Kepulauan Anambas. Pada Minggu (5/10/2025), tim berhasil mengevakuasi seorang anak yang terjebak di atas genteng rumah warga di Jalan Imam Bonjol, Tarempa.
Peristiwa bermula ketika anak tersebut berusaha mengambil bola yang tersangkut di atap rumah. Namun, setelah berhasil naik, ia justru merasa takut untuk turun kembali. Melihat temannya kesulitan, seorang teman korban kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga pun segera melapor ke Tim Penyelamat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Anambas, Matari Hasibuan, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, kami menerima laporan dari warga bahwa ada anak yang tidak bisa turun setelah memanjat atap rumah untuk mengambil bola,” ujar Matari.
Mendapat laporan tersebut, regu penyelamat Rabbit Yudha Brama Jaya segera bergerak menuju lokasi. Dengan menggunakan perlengkapan keselamatan, tim berusaha menenangkan anak tersebut sebelum melakukan evakuasi.
Dalam waktu kurang dari 10 menit, tim berhasil mengevakuasi anak tersebut dengan selamat. Setelah turun dari atap, petugas memastikan kondisi fisiknya dalam keadaan baik dan tidak mengalami luka.
Orang tua anak yang hadir di lokasi mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada tim penyelamat atas tindakan cepat dan sigap yang dilakukan.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim penyelamat yang sudah datang dengan cepat dan menolong anak kami,” ujar salah satu orang tua dengan nada haru.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama para orang tua, untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan.
Sekretaris Damkar Anambas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan tim penyelamat apabila terjadi situasi darurat.
“Kami siap membantu kapan pun demi keselamatan warga,” tambah Matari.
Aksi heroik ini kembali menegaskan pentingnya keberadaan tim penyelamat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menangani kebakaran, tetapi juga dalam berbagai situasi darurat yang mengancam keselamatan warga.















