Beredar Video Siswa Kelas 6 SD Terjatuh dari Lantai 3 Pasar Serangan Bali

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 737

Bali,lancangkuningnews.com – Beredar video di media sosial yang memperlihatkan dugaan insiden seorang siswa kelas 6 SD yang terjatuh dari lantai 3 kawasan Pasar Serangan, Bali.

‎Terlihat dalam unggahan Instagram @trends24h, pada Selasa, 21 April 2026, korban sempat berjoget-joget sebelum akhirnya terjatuh di lokasi kejadian.

‎‎”(Hal itu) membuat teman yang merekam langsung panik dan histeris,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.

‎Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 April 2026, dan akibatnya, korban dilaporkan mengalami patah tulang.

‎Hingga saat ini, korban diketahui tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara.

‎Lantas, bagaimana kronologi insiden yang dialami siswa SD di Desa Serangan, Bali itu bermula? Berikut ulasannya.

Jatuh dari Ketinggian 8 Meter

‎Secara terpisah, Kepala Bidang Pawongan atau Kemasyarakatan Desa Adat Serangan, I Made Warsa menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita.

‎Warsa menyebut, korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 8 meter.

‎”Jarak antara lantai satu ke lantai dua itu 4 meter, lantai dua ke lantai tiga 4 meter. Jadi, (ketinggian) kurang lebih 8 meter,” ujar Warsa dalam keterangannya, pada Selasa, 21 April 2026.

‎Tokoh Adat Gelar Ritual

‎2 hari setelah kejadian, Desa Adat Serangan diketahui menggelar upacara bernama ‘pecaruan rsi gana’.

‎Kepala Bidang Parahyangan Desa Adat Serangan, I Wayan Sweta menjelaskan, bagi umat Hindu di Bali, upacara tersebut bertujuan untuk menyucikan atau menstabilkan kembali energi di lingkungan pasar usai insiden itu.

‎”Sebelum 3 hari berlalu, kami melakukan pecaruan rsi gana untuk menetralisir supaya kejadian yang lebih buruk tidak terjadi,” tutur Sweta dalam kesempatan yang sama.

‎Bagi Sweta, kejadian tersebut sulit diterima secara logika, terlebih terkait tidak adanya jejak darah korban di lokasi kejadian.

‎Bahkan, korban juga tidak mengalami luka luar meski terjatuh di atas paving yang keras.

‎”Kalau kami berpikir secara logika tidak mungkin itu terjadi,” ungkap Sweta.

‎”Tapi kalau saya melihat dimensi bawah itu ada sesuatu yang terkait dengan mindset anak kecil itu,” bebernya.

‎Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat ihwal insiden yang dialami siswa SD di Pasar Serangan, Bali tersebut. (Bill)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Berita Terbaru