
Anambas, lancangkuningnews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, mengadakan pelatihan fermentasi pakan sapi untuk para peternak di desa tersebut. Acara yang dilaksanakan di Aula Desa Batu Berapit pada Sabtu (10/8/2024) ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Kasi PMD Kecamatan Jemaja Febrina Devi, Sekretaris Desa Batu Berapit Rahmad Kurniawan, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan narasumber dari Dinas DPPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Iswandi.
Rahmad Kurniawan, Sekretaris Desa Batu Berapit, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan agenda tahunan desa yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai cara membuat pakan sapi dengan metode fermentasi. Ia berharap, dengan pelatihan ini, para peternak dapat lebih mudah memperoleh sumber pakan bagi ternaknya dan mampu mengembangkannya ke depan.
“Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dan didanai oleh Dana Desa (DD) dengan anggaran sebesar 10 juta rupiah, diikuti oleh 12 peserta yang seluruhnya adalah peternak,” jelas Rahmad. Ia juga menyatakan bahwa ke depannya, desa mungkin akan memberikan bantuan seperti ternak sapi, tergantung pada hasil musyawarah desa.
Iswandi, sebagai narasumber, menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara membuat pakan sapi dengan fermentasi menggunakan berbagai bahan seperti buah busuk dan batang pisang yang mudah didapatkan di daerah tersebut. Ia berharap, para peternak dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk mengembangkan usaha ternak sapi mereka.
Kasi PMD Kecamatan Jemaja, Febrina Devi, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan mendorong pelatihan serupa agar ternak sapi di Desa Batu Berapit dapat berkembang lebih baik. “Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas dan jumlah ternak, serta membantu perekonomian para peternak,” ujarnya.
Pelatihan ini juga merupakan bagian dari program ketahanan pangan, di mana peserta diharapkan dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh demi peningkatan hasil ternak dan ekonomi. “Kami berharap peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik agar ilmunya bisa diaplikasikan dan dikembangkan untuk masa mendatang, tutup Rina. (FD)















