
lancangkuningnews.com. Batam, 19/07/2024 – Komunitas pegawai perempuan PT PLN Batam, Srikandi PLN Batam, mengadakan sosialisasi terkait Tarif Adjustment (TA) serta meresmikan pemasangan listrik baru gratis di fasilitas umum (Fasum) RW 022, Komplek Bengkong Kolam, Batam.
Manager Unit Pelayanan Pelanggan Nagoya sekaligus Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fasum ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, seperti fasilitas bermain anak, Posyandu, kegiatan sosial, olahraga, edukasi, dan kepentingan umum lainnya.
Euis juga menjelaskan bahwa PLN Batam sedang melaksanakan keputusan Menteri ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan terkait TA. “PLN Batam berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat, khususnya yang kurang mampu, dalam penyesuaian tarif listrik pada triwulan III tahun 2024. TA ini tidak berlaku bagi pelanggan PLN Batam dengan daya 450 VA dan 900 VA,” ujar Euis.
PLN Batam juga berkomitmen meningkatkan upaya menjaga keandalan listrik. Euis menjelaskan bahwa ada dua jenis pemadaman listrik: terencana dan tidak terencana. Pemadaman terencana akan diberitahukan kepada masyarakat atau melalui website resmi PLN Batam dan berkaitan dengan pemeliharaan. Sedangkan pemadaman tidak terencana terjadi di luar perkiraan, seperti trafo terbakar atau jaringan tertimpa pohon.
“Jika terjadi pemadaman listrik di beberapa rumah, jangan ragu untuk menghubungi PLN agar mengetahui permasalahan yang terjadi,” tambah Euis. Untuk pertanyaan terkait penyesuaian tarif atau masalah kelistrikan lainnya, masyarakat dapat datang ke kantor PLN Batam yang tersebar di Batam Center, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji.
Ketua RT 001 Bengkong Kolam, Saikun, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan pemasangan listrik baru gratis di Fasum RT 002 Bengkong Kolam. Ia juga memuji kesigapan PLN Batam dalam menanggapi masalah kelistrikan.
“Kami berharap tidak ada lagi kejadian padam bergilir seperti tahun-tahun sebelumnya. Jika terjadi padam, PLN Batam harus bergerak cepat menormalkan pasokan listrik. Dengan begitu, masyarakat tidak akan resah. Saya rasa, jika masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal, penyesuaian tarif 6% untuk rumah tangga tidak akan membebani,” tutup Saikun.















