ANAMBAS, 19 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar doa syukuran dan tradisi tepung tawar untuk menandai dimulainya Paket Pekerjaan Lanjutan Renovasi Pasar Loka, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Saidina, yang mewakili pemerintah daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kepulauan Riau Kementerian Pekerjaan Umum, Riduan Kristian Manik, bersama pelaksana teknis dan konsultan pengawas.
Dalam sambutannya, Riduan Kristian Manik mengatakan, pelaksanaan doa syukuran dan tepung tawar menjadi momentum penting karena pekerjaan renovasi memasuki tahapan pemancangan tiang pondasi yang merupakan bagian vital dari struktur bangunan.
“Acara tepung tawar hari ini bukan hanya tradisi, melainkan ungkapan rasa syukur dan doa bersama agar pelaksanaan pembangunan senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, kemudahan, serta keberkahan,” ujar Riduan.
Ia menjelaskan, Pasar Loka memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas perdagangan sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat Kepulauan Anambas. Karena itu, proyek renovasi harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar keselamatan, tertib administrasi, dan target waktu yang ditetapkan.
Riduan menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen mengawal pelaksanaan proyek agar menghasilkan fasilitas pasar berkualitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Saidina menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia berharap renovasi Pasar Loka dapat menjadikan pasar tersebut lebih megah, representatif, nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Saidina menekankan pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), terutama pada tahap pemancangan tiang pondasi yang memiliki risiko teknis cukup tinggi.
Ia meminta pihak pelaksana dan konsultan pengawas memastikan peralatan dalam kondisi layak, metode kerja sesuai ketentuan teknis, serta area pembangunan dilengkapi pengamanan yang memadai.
Saidina juga mengingatkan agar koordinasi dengan masyarakat sekitar dan para pedagang terus dilakukan untuk menjaga kelancaran pembangunan serta meminimalkan potensi hambatan selama pekerjaan berlangsung.
Melalui pekerjaan lanjutan renovasi Pasar Loka ini, Pemkab Kepulauan Anambas berharap terwujudnya fasilitas perdagangan yang berkualitas, aman, dan nyaman. Keberadaan pasar yang lebih representatif diharapkan mampu mendukung aktivitas perdagangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Anambas. (Slv)















