ANAMBAS — Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Agustar, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus Ranting HNSI Kecamatan Siantan, Rabu (30/9/2026).
Penyerahan SK berlangsung di Sekretariat HNSI, Pelabuhan Perikanan Antang, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan. SK tersebut diterima langsung oleh Julaihi selaku Ketua Plt Ranting HNSI Kecamatan Siantan.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabni, serta bagian hukum HNSI, Fitrahadi, S.H.
Agustar mengatakan, pembentukan Plt Ranting HNSI di tingkat kecamatan merupakan langkah untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Penyerahan SK Plt Ranting Kecamatan Siantan ini adalah awal untuk menghidupkan kembali peran HNSI sebagai wadah perjuangan nelayan. Kecamatan Siantan sebagai ibu kota kabupaten harus menjadi contoh bagi ranting-ranting lainnya,” ujar Agustar.
Menurutnya, HNSI harus berperan sebagai penghubung antara aspirasi nelayan dan pemerintah daerah. Hal itu mencakup kebutuhan nelayan terhadap bantuan alat tangkap, permodalan, hingga perlindungan dan pendampingan bagi nelayan.
Agustar juga meminta pengurus Plt Ranting HNSI Kecamatan Siantan segera melakukan konsolidasi dan pendataan nelayan di wilayah tersebut.
“Kami minta Plt Ranting Siantan segera bekerja, lakukan pendataan anggota, susun kepengurusan definitif, dan aktif mendampingi nelayan. HNSI harus dirasakan manfaatnya langsung oleh nelayan,” tegasnya.
Menanggapi instruksi tersebut, Ketua Plt Ranting HNSI Kecamatan Siantan, Julaihi, menyatakan siap menjalankan amanah dan arahan yang disampaikan Ketua HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Setelah menerima SK ini, kami siap menjalankan instruksi Ketua HNSI Kabupaten. Langkah awal yang akan kami lakukan adalah melakukan konsolidasi dengan pengurus dan nelayan, sekaligus mendata nelayan yang ada di Kecamatan Siantan,” kata Julaihi.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan membangun komunikasi dengan para nelayan untuk mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
“Kami ingin HNSI Ranting Siantan benar-benar menjadi wadah bagi nelayan untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama. Kami akan berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Julaihi menambahkan, penyusunan kepengurusan definitif juga akan menjadi bagian dari langkah kerja setelah konsolidasi dilakukan.
Dengan terbentuknya Plt Ranting HNSI Kecamatan Siantan, organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pendampingan bagi nelayan serta menjadi penghubung dalam menyampaikan aspirasi nelayan kepada pemerintah daerah. (Slv)















