Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Batam Ruslan Sinaga (ket/photo)

Anggota Komisi II DPRD Batam Ruslan Sinaga (ket/photo)

Views: 645

BATAM – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga, menyoroti kembali persoalan banjir yang terjadi di sejumlah titik wilayah Bengkong. Hujan deras yang mengguyur Kota Batam menyebabkan genangan hingga menyeret sejumlah kendaraan bermotor. (23/9/2026)

Ruslan mengatakan, persoalan banjir di Bengkong bukan merupakan kejadian baru. Sejumlah titik rawan banjir sebelumnya telah ditinjau bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan telah disampaikan agar segera mendapatkan penanganan.

Menurutnya, pihaknya bersama sejumlah OPD, di antaranya BPBD dan Dinas Bina Marga, telah melakukan survei langsung ke lokasi. Hasil peninjauan tersebut juga telah didokumentasikan sebagai bahan tindak lanjut.

“Saya sudah sampaikan kepada OPD-OPD dan kami sudah survei. Saya juga sudah meminta agar benar-benar direalisasikan. Jangan sampai saat musim hujan, rumah warga justru tenggelam,” ujar Rusllan.

Ia menegaskan, Bengkong merupakan salah satu wilayah yang dinilai rentan terhadap banjir sehingga membutuhkan perhatian dalam perencanaan maupun penganggaran pemerintah daerah.

Ruslan menyebut, persoalan sejumlah titik rawan banjir tersebut telah disampaikan kepada OPD terkait sejak 2024 dan kembali dikawal pada 2025. Ia juga telah meminta agar penanganannya dapat dimasukkan dalam penganggaran.

“Sudah saya sampaikan ke semua, bahkan saya telepon langsung. Saya ingatkan, tolong di APBD Perubahan ini dianggarkan supaya bisa diatasi,” katanya.

Namun, Ruslan mengaku masih menemukan sejumlah hasil peninjauan lapangan yang belum sepenuhnya ditindaklanjuti. Menurutnya, survei lapangan tidak seharusnya berhenti pada pengambilan dokumentasi, tetapi perlu dilanjutkan dengan pekerjaan konkret.

Ia menyebut terdapat sejumlah persoalan teknis yang perlu segera ditangani, mulai dari normalisasi saluran, pembangunan batu miring hingga kondisi jembatan yang dinilai terlalu pendek. Selain itu, terdapat fondasi jembatan yang mulai mengalami kerusakan.

“RT dan RW yang juga mengetahui kondisi di lapangan meminta normalisasi, ada batu miring, dan ada jembatan yang terlalu pendek. Fondasinya juga sudah mulai hancur,” jelasnya.

Ruslan mengaku telah meminta Dinas Bina Marga dan OPD terkait untuk menganggarkan penanganan sejumlah persoalan tersebut.

Ia juga meminta agar persoalan banjir di Bengkong menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan APBD. Menurutnya, penanganan titik rawan banjir perlu menjadi prioritas, terutama pada lokasi yang sudah diketahui memiliki persoalan teknis dan berpotensi berdampak terhadap masyarakat.

“Memang ada OPD yang mengatakan akan dianggarkan tahun depan. Sesungguhnya jangan kita menunggu tahun depan. Ini harus lebih diprioritaskan,” ujarnya.

Ruslan menambahkan, persoalan kerawanan banjir di Bengkong juga telah disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Batam.

“Di rapat paripurna juga saya sudah ingatkan, tolong diperhatikan Bengkong karena Bengkong itu rentan banjir. Jangan hanya mengatakan iya, tetapi pelaksanaannya tidak ada,” katanya.

Ia berharap evaluasi terhadap titik-titik rawan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan OPD, RT/RW dan masyarakat. Dengan demikian, penanganan yang dilakukan pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

“Yang saya mau sampaikan, jangan jadikan peninjauan ke lapangan hanya sebagai dokumentasi. Tetapi lakukan, kerjakan dan atasi,” pungkasnya. (Bd)

 

Berita Terkait

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa
TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten
Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat
Wabup Anambas Raja Bayu Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota Fraksi Golkar se-Indonesia
Informasi Gangguan Listrik PLN Batam
Jelang Porprov VI Kepri, KONI Anambas Pantau Kesiapan Atlet Bulutangkis
BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:18 WIB

Ruslan Sinaga Buka Persoalan Banjir Bengkong, Survei Ada, Lalu Apa Tindakannya?

Selasa, 22 September 2026 - 21:59 WIB

BP Batam Komitmen Jaga Ketahanan Produksi Air Baku, Antisipasi Dampak El Nino di Waduk Nongsa

Senin, 21 September 2026 - 14:41 WIB

TP PKK Desa Tarempa Barat Daya Jadi Lokus Penilaian Kampung Ceria Tingkat Kabupaten

Minggu, 20 September 2026 - 20:54 WIB

Kapolres Anambas Disambut Tepung Tawar, Kain Cual, dan Doa Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 18:57 WIB

Informasi Gangguan Listrik PLN Batam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!