Peringati Hari Laut Sedunia, Anambas Foundation Perkuat Edukasi dan Aksi Nyata Jaga Pesisir Anambas

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringati Hari Laut Sedunia, Anambas Foundation Perkuat Edukasi dan Aksi Nyata Jaga Pesisir Anambas (dok/photo)

Peringati Hari Laut Sedunia, Anambas Foundation Perkuat Edukasi dan Aksi Nyata Jaga Pesisir Anambas (dok/photo)

ANAMBAS – Dalam rangka memperingati World Ocean Day (Hari Laut Sedunia) dan Coral Triangle Day (Hari Segitiga Terumbu Karang) 2026, Loka Pengelolaan Kelautan (LPK) Pekanbaru bersama Anambas Foundation dan pemerintah setempat menggelar aksi bersih pantai serta edukasi pengelolaan sampah di Lapangan Bola Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat, pemerintah, lembaga keagamaan, dan komunitas ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman sampah laut serta pentingnya pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Peserta terdiri dari Kepala Desa dan masyarakat Desa Air Sena sebanyak 177 orang, Anambas Foundation 17 orang, dua penyuluh perikanan, dua perwakilan Gereja Katolik Stella Maris Tarempa, satu perwakilan Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, serta Camat Siantan Tengah.

Dalam aksi bersih pantai tersebut, para peserta berhasil mengumpulkan sebanyak 439 kilogram sampah laut yang tersebar di kawasan pesisir Desa Air Sena. Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 kilogram berhasil dipilah sebagai sampah bernilai ekonomi, sedangkan 385 kilogram lainnya merupakan sampah residu atau non-ekonomis.

Sampah yang memiliki nilai ekonomi terdiri dari botol plastik bersih sebanyak 5 kilogram, sampah campuran 28 kilogram, emberan plastik 16 kilogram, dan kardus 5 kilogram. Hasil pemilahan tersebut menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp32.700.

Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan sejumlah sesi edukasi. LPK Pekanbaru memberikan pemaparan mengenai sumber-sumber sampah laut, dampaknya terhadap ekosistem pesisir dan terumbu karang, serta memperkenalkan Program Laut SEBASAH sebagai upaya kolaboratif pengurangan sampah laut di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Gereja Katolik Stella Maris Tarempa menyampaikan perspektif komunitas religius terkait pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah di pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.

Anambas Foundation turut memberikan edukasi bertajuk “Pemilahan, Nilai Ekonomi Sampah, dan Program Upcycling Yayasan Anambas”. Dalam sesi tersebut, masyarakat dibekali keterampilan memilah sampah rumah tangga, memahami potensi nilai ekonomi sampah, serta mengolah material non-ekonomis menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Manager Community Development Anambas Foundation, Alvino Dwie Putra, mengatakan bahwa menjaga kebersihan laut merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat kepulauan.

“Melalui aksi gotong royong Clean Up Desa Air Sena ini, kita mengambil langkah nyata untuk kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Alvino menambahkan, program pendampingan Bank Sampah Keliling yang dijalankan di Desa Air Sena saat ini telah memiliki 43 nasabah aktif dan berhasil mengonversi hampir 60 ton sampah menjadi bernilai ekonomi selama satu tahun terakhir.

Senada dengan itu, Fasilitator BALING Pulau Matak, Muhammad Hendri, menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah dimulai dari proses pemilahan di tingkat rumah tangga.

“Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga maupun dari aksi clean up memiliki nilai ekonomi jika warga mau memilah jenis plastik dan logam. Sampah terpilah ini nantinya akan dijemput oleh armada BALING untuk dibawa ke bank sampah terdekat, baik yang berada di Desa Langir maupun Desa Candi,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Anambas Foundation berharap pendekatan upcycling dan penguatan sistem bank sampah dapat menjadi stimulus ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus mengurangi kebocoran sampah plastik yang berpotensi mencemari perairan dan kawasan konservasi laut di Kepulauan Anambas. (Slv)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!